Polres Depok Kembali Bekuk Geng Motor

Geng motor (Ilustrasi)./ ist
Geng motor (Ilustrasi)./ ist

DEPOK ! PKP – Geng motor asal Depok kembali berulah, seorang pengendara yang baru pulang kerja tiba-tiba diserang dengan senjata tajam.

Geng motor yang diketahui menamakan diri mereka dengan “Nect Cut”, berhasil diringkus pasukan khusus Polresta Depok, Tim Jaguar, saat tengah berulah di Jalan Margonda, Kamis (8/9/2016) dini hari.
Ironisnya, para pelaku masih remaja dan berstatus pelajar SMP. Kapolresta Depok, Komisaris Besar Harry Kurniawan, mengungkapkan kejadian itu bermula ketika korbannya, Adri Oktavianus seorang pengendara motor yang saat itu baru pulang kerja tiba-tiba dihadang oleh para pelaku yang berjumlah tiga orang.
“Korban tiba-tiba diserang menggunakan senjata tajam. Dia (korban), sempat berusaha menghindar namun terkena sabetan di bagian tangan. Di saat bersamaan, ada Tim Jaguar yang sedang melakukan patroli sehingga mereka (para pelaku) berhasil diringkus,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (8/9/2016), di Mapolres Depok.
Dia menjelaskan, bahwa dari hasil penyelidikan, para pelaku diketahui masing-masing berinisial Mr (16), Ib (16) dan Sy (16). Ketiganya masih berstatus pelajar dan baru duduk di bangku SMP. Pada petugas, ketiga bandit ‘ingusan’ ini mengaku tinggal di kawasan Jakarta Selatan
“Kami juga sedang mendalami apakah mereka ini begal atau geng motor. Saat ini ketiganya sedang diperiksa di Unit Kriminal Umum Polresta Depok,” jelas Harry.
Sementara ditempat yang sama, Wakil Kepala Satuan Reskrim Polresta Depok, Ajun Komisaris Polisi Firdhaus menambahkan, bahwa dari hasil keterangan sementara, mereka tergabung dalam satu kelompok bernama Geng Nect Cut.
“Mereka memang sengaja membawa senjata tajam, dalih buat jaga-jaga. Selain tiga senjata tajam jenis celurit dan parang, kami juga temukan jimat, yang katanya bisa kebal,” ujarnya.
Firdaus menegaskan, bahwa atas aksinya ketiga pelaku dapat dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.
“Namun kepada penyidik, ketiga tersangka mengaku baru kali ini melancarkan aksi brutal tersebut. Namun, polisi tak percaya begitu saja,” tandasnya.(Faldi/Said)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *