Polda Kalbar Gelar Penyuluhan “Anti” di Sekolah Terpadu

Foto : dok. PKP
Foto : dok. PKP

PONTIANAK   ! POSTKOTAPONTIANAK.COM — Rentannya para pelajar masuk dalam jeratan narkoba maupun tindak kejahatan, tak ayal mengantarkan jajaran Polda Kalbar untuk melakukan penyuluhan sekaligus sosialisasi kepada orang tua murid, komite sekolah dan siswa SMA Negeri 9 Pontianak, SMP Negeri 21 Pontianak dan SMK Negeri 7 Pontianak guna membangun sekolah sebagai anti kejahatan, terorisme, narkoba, saparatisme dan anti ideologi Pancasila.

Penyuluhan yang dilaksanakan di aula sekolah terpadu Pontianak Timur, Kalimantan Barat dihadiri sebanyak 300 siswa, 240 orang tua siswa dari tiga sekolah dengan dihadiri Kasubdit Bintiblu Dit Binmas, AKBP Toto Usodo, S.Pd selaku pembicara serta  Ketua Komite Sekolah M. Arif, S.Ag serta seluruh para pengajar di tiga sekolah terpadu.

“Saya sangat mengapresiasi langkah kerja sama dengan Polda dalam rangka sosialisasi ini. Artinya pihak sekolah sudah melakukan optimalisasi pencegahan basis kejahatan, narkoba, separatisme, dan keberadaan ideologi anti pancasila, ini bentuk kegiatan positif yang harus terus dilakukan guna mendidik para generasi muda yang baik dan berprestasi, ” kata Kepala Sekolah SMAN 9 Pontianak, Ibrahim, M.Pd, mewakili tiga sekolah yang ada dilingkungan sekolah terpadu, Rabu (19/10/16) pada postkotapontianak.com.*/ (jp/abePKP)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *