PILKADES DESA ANTIBAR DITUNDA HINGGA 2018

( Foto dok Har LN ).

MEMPAWAH – Surat Kesepakatan tersebut juga ditandatangani oleh Kapolres Mempawah, AKBP. DİDİK DWİ SANTOSO, DANDİM 1201/MPH LETKOL.İNF. NİNDAR, KAJARİ MEMPAWAH DWİ AGUS ARFİANTO, BUPATİ MEMPAWAH Drs. H. RİA NORSAN MM. MH., dan 4 (empat) Kandidat Calon Kepala Desa Antibar.

” Kami juga menghormati proses PTUN yang diajukan oleh pihak Cakades Hatemon. Seandainya hasil dari PTUN keluar sebelum waktu pilkades serentak dimenangkan oleh pihak Hatemon, hasil kesepakatan seluruh kandidat Pemkab akan melantik Hatemon sebagai Kades defenitif,” ujar bupati mempawah Ria Norsan sesaat setelah pertemuan yang dilakukan di ruang rapat bupati mempawah. Senin (16/10/2017).

Mengenai keputusan untuk mengambil kebijakan untuk melakukan pemungutan suara ulang di TPS 2 padahal di dalam perbup nomor 10 tahun 2017 tentang pilkades Norsan menjelaskan langkah kebijakan yang bersifat diskresi untuk memecahkan persoalan polemik pilkades yang terjadi desa antibar.

“Kita di pemerintahan dibolehkan untuk mengambil kebijakan dibolehkan demi kepentingan orang banyak dan tidak menyebabkan kerugian negara. Itulah yang menjadi alasan diputuskan pemilihan ulang,” ujarnya.

Ia mengatakan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa antibar.
Pemkab akan menugaskan Plt Kepala Desa untuk menjadi penjabat Kepala desa agar seluruh pelayanan administrasi di desa tidak terganggu.

“Saya juga menyampaikan kepada seluruh kandidat calon kades untuk bersama-sama menjaga situasi dan keamanan yang kondusif di tengah masyarakat Antibar,” ujarnya.(Har)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *