PILKADA Serentak, Perkuat 4 Pilar Kebangsaan

KALBAR ! POSTKOTAPONTIANAK,COM- Anggota MPR RI Daniel Johan dari FPKB melakukan kegiatan sosialisasi

Anggota MPR RI Daniel Johan dari FPKB lakukan kunjungan ke Sambas Kalbar./ doc. wartajurnalis
Anggota MPR RI Daniel Johan dari FPKB lakukan kunjungan ke Sambas Kalbar./ doc. wartajurnalis

4 pilar kebangsaan di Desa Sejiram, Kec. Tebas, Kab. Sambas, Kalbar pada tangggal 7/10/2015 bekerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sejiram. Kali ini tema yang diangkat cukup menarik yaitu tekait dengan Pilkada. Sebagaimana diketahui bahwa pada tanggal 9 Desember 2015 sejumlah daerah akan menyelengarakan pesta demokrasi untuk menentukan pemimpin daerah masing-masing selama 5 tahun mendatang. Sebagai anggota MPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) yang juga sebagai Wasekjen DPP PKB, Daniel Johan dalam kegiatan seminar 4 pilar kebangsaan menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkada harus sesuai dengan asas JURDIL, transparan dan akuntabel serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

“ Pilkada yang akan kita selenggarakan nanti pada 9 Desember 2015 mendatang ini adalah momentum bagi bangsa ini untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, karena melalui Pilkada tersebut dapat kita perteguh nilai gotong royong, persatuan, demokrasi, saling menghormati antar satu dengan yang lain, ” tegas Daniel Johan.

Di Provinsi Kalimantan Barat sebanyak tujuh kabupaten yang mengikuti pilkada serentak tahun ini antara lain; Kab. Kapuas Hulu, Sintang, Sekadau, Melawi, Bengkayang, Ketapang, dan Sambas. di Kabupaten sambas sendiri terdapat 3 pasang calon yang akan maju dalam pilkada serentak 2015.

“Kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas politik khususnya di Kalbar lebih khusus lagi di Kab. Sambas agar hasil pilkada nanti benar-benar sesuai dengan harapan dan pilihan masyarakat,” pesan Daniel Johan.

Hasil pemilihan kepala daerah tentunya semua berharap agar berjalan sesuai dengan harapan, tidak terjadi kecurangan karena bila terjadi kecurangan akan mencoreng nilai-nilai Pancasila itu sendiri tegas Daniel dalam acara seminar tersebut.

Saat ditanya oleh peserta diskusi bagaimana masayarakat dapat terlibat dalam menjaga pemilu tetap bersih, aman, jujur dan adil?

“Untuk mendapatkan hasil pilkada yang baik tentuk semua harus punya peran, mulai dari KPU Kabupaten, Panwaslu, Calon Terkait, tokoh masyarkat, tokoh agama punya peran sehingga kualitas pemilu yang benar-benar sesuai dengan norma undang-undang dapat kita capai, dan yang paling penting adalah tetap menjaga kedamaian sebelum, saat maupun pasca pilkada,” jawab Daniel Johan.

“kita berharap dengan adanya Pilkada serentak ini dapat meningkatkan kualitas demokrasi kita dan dapat memperkuat NKRI sebagai negara kesatuan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika,” tambah Daniel Johan.

Diakhir acara sebagai penutup Daniel Johan menitip pesan agar Pilkada serentak nantinya harus menjunjung tinggi demokrasi yang sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila yaitu Bhinnek Tunggal Ika, “kita boleh saja beda pilihan tetapi ingat kita masih keluarga besar yang sama-sama memiliki tanggungjawab membangun KALBAR, jangan sampai hubungan keluarga kita berantakan hanya karena perbedaan tersebut./ wartajurnalis

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *