Petani Sawit Mandiri Jangan Jadi Obyek

SEKADAU ! POSTKOTAPONTIANAK.COM ~
Harapan petani sawit mandiri di kabupaten Sekadau yang tersebar di 7 kecamatan diperkirakan ratusan petani, mayoritas keluhan dan kendalanya sama. Bernardus Muchtar S.pd Ketua SPKS Sekadau, menyoal perlakuan kepada petani mandiri, petani mandiri memang mengetahui dan mengalami perlakuan yang secara masif diterima, tetapi mereka parah dan menerima saja, tegasnya.

Seperti banyaknya potongan-potongan dari mulai timbangan, harga dan
Jadwal angkut buah. Inikan berpengaruh pada kwalitas produksi sawit petani, jelasnya.

SPKS Sekadau yang sudah terbentuk sejak 2008, perlahan akan memperbaiki sistem ini, memang bukan hal yang mudah, saat ini SPKS telah menghimpun seluruh petani mandiri yang ada di Sekadau, supaya sama-sama membuat terobosan menyatukan persepsi. Apa yang selama ini yang menjadi pemikiran petani akan kita buat terobosan, memang saat ini pabrik-pabrik yang ada sudah punya kapasitas sesuai dengan luas milik perusahaan, keinginan kita yang sangat mendesak adanya pabrik yang mempunyai kemampuan menerima buah petani mandiri dengan harga yang bersaing sesuai usia tanaman, ujarnya.

” Kita akan tetap bergerak merangkul seluruh petani mandiri ini. Demi kemajuan dan kesejahteraan petani, alangkah sedih hati kita kalau ada petani yang lahannya disita fihak ke 3 karena ketidak mampuan melunasi pinjaman, ada beberapa petani yang sudah mandiri memiliki kewajiban dengan pinjaman bank, ini kan jadi pemikiran SPKS,” pungkas Muchtar./JP/Mus

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *