Pesawat Takkan di Izinkan Lakukan Landing dan Take Off, Jika Jarak Pandangnya Kurang Dari 1000 Meter

POSTKOTAPONTIANAK.COM

(Kubu Raya) – Manager Operasi dan Service Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak Zulbrito Radikar mengatakan bahwa dalam mengantisipasi terjadinya kabut asap hingga mengurangi jarak pandang ketika melakukan penerbangan, maskapai harus selalu bekerjasama dengan BMKG Supadio Pontianak agar mengetahui kondisi cuaca lebih cepat. Hal tersebut dikatakannya saat dijumpai diruangannya pada Rabu (19/7) pagi.

Selain itu, maskapai juga harus memberitahukan adanya cuaca yang kurang memungkinkan sesegera mungkin kepada para penumpang, demi keselamatan dalam melakukan penerbangan.

“Penerbangan akan berjalan dengan aman apabila jarak pandangan pesawat diatas Seribu meter, dan jika jarak pandangnya berkurang, biasanya tower tidak akan memberikan izin kepada pesawat untuk melakukan landing dan take off, demi keselamatan dalam penerbangan,” ujar dia

Pria yang akrab di panggil dengan Bang Zul tersebut, menerangkan pihaknya sudah mempersiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi, baik itu ketika kabut asap belum terjadi ataupun sudah terjadi.

“Untuk peralatan kita selalu siap, baik ketika kabut asap itu ada atau tidak. Dan diharapkan para penumpang juga mengetahui lebih dini tentang situasi cuaca melalui pemberitahuan dari maskapai, sehingga para penumpang tidak terlalu lama, kalaupun harus menunggu di Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak,” pungkasnya.

(Viky)

Foto Suasana Penumpang di Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak / Viky / POSTKOTAPONTIANAK

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *