Pesantren Darunnajah Jalin Kerjasama dengan Lembaga Pendidikan di Inggris

POSTKOTAPONTIANAK.COM-JAKARTA !! Pesantren Darunnajah Jalin Kerjasama dengan Lembaga Pendidikan di Inggris. Tidak banyak lembaga pendidikan islam di Indonesia yang memiliki kerjasama dengan lembaga pendidikan di Eropa. Pesantren Darunnajah, Jakarta adalah salah satunya.

Kerjasama ini bermula dari Kunjungan PM Inggris, Tony Blair ke Darunnajah pada tahun 2006 yang kemudian ditindaklanjuti dengan pertukaran pelajar dan guru yang sudah berlangsung selama 10 tahun terakhir ini.

Siang tadi (06/042016), Ponpes yang didirikan oleh alumnus Gontor ini, merayakan 10 tahun kerjasamanya dengan The Holy Family School, sebuah lembaga pendidikan di Keighley Yorkshire, Inggris. Acara ini digelar di Ponpes Darunnajah Pusat di Jalan Ulujami Raya No. 86, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

“Kebetulan ada santri kami yang kuliah di Inggris, merekalah yang memulai komunikasi,” ujar Sofwan Manaf Pimpinan Ponpes Darunnajah di lokasi  setelah acara peringatan.

Menurut Sofwan Manaf, kerjasama ini adalah kerjasama yang saling menguntungkan, utamannya dalam membuka wawasan global santri. Sebab, masyarakat masih ada yang menilai pendidikan di pesantren masih tradisional.

“Kerjasama ini bersifat setara dan saling menguntungkan, Pesantren adalah salah satu lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang punya pengalaman panjang bekerjasama dengan pihak manapun dan negara manapun, ini penting juga untuk meluaskan wawasan para Santri,” tambah Sofwan Manaf.

Sementara itu, Sally Goggin dari British Council mengungkapkan rasa syukurnya terhadap 10 tahun kerjasama ini. “Indonesia negara dengan berpenduduk muslim terbesar di dunia yang generasi mudanya punya modal kuat untuk berkiprah di dunia internasional, di Pesantren ini kami melihat para santri berbahasa arab dan inggris dengan baik, tidak lama lagi mereka akan menjadi calon-calon pemimpin dunia,” Ujar Sally Goggin.

Dalam perjalanannya, kerjasama ini telah memberikan banyak keuntungan bagi kedua belah pihak. Beberapa guru Pondok Pesantren Darunnajah yang telah diberangkatkan untuk mengikuti program ini menuturkan bahwa kegiatan ini sangat positif. Petama, Mereka dapat bertukar pikiran dan belajar metode pembelajaran bagi para siswa. Para guru dituntut untuk mampu mengembangkan metodologi dalam mengajar dan menyampaikan materi bagi peserta didiknya.

Kedua, pihak berharap kerjasama ini terus berlangsung sebagai bentuk komitmen dalam mengembangkan kualitas pendidikan khususnya di kalangan pesantren di Indonesia. Pondok Pesantren Darunnajah dalam umurnya yang ke-55 tahun ini, telah memiliki jaringan kerjasama luar negeri dengan berbagai negara. Diantaranya Inggris, Amerika, Saudi Arabia, Mesir, Qatar, Turki, Malaysia, Thailand dan lain-lain./ZAK/PKP 

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *