Persiapkan Raimuna Nasional 2017, Dewan Kerja Gerakan Pramuka dari 34 Provinsi Rapat Koordinasi di Bali

Rakaor Dewan Kerja Se Indonesia di Bali./ foto : Dok Kwarnas GP
Rakaor Dewan Kerja Se Indonesia di Bali./ foto : Dok Kwarnas GP

BALI ! POSTKOTAPONTIANAK.COM – Jelang Raimuna Nasional Gerakan Pramuka 2017, Dewan Kerja Nasional (DKN) Gerakan Pramuka  mengadakan rapat koordinasi di Hotel Adhi Jaya, Kuta, Bali 4-6 November 2016. Kegiatan ini dihadiri 68 perwakilan Dewan Kerja dari 34 Provinsi di Indonesia dan Pengurus DKN. Menurut Kak Yudha Adhyaksa, Ketua DKN Gerakan Pramuka, tujuan rakor ini memperkuat kebersamaan Dewan Kerja, banyak kegiatan besar yang akan dihadapi pada 2017, salah satunya Raimuna Nasional pada Agustus 2017 di Jakarta.

 

“Ada dua agenda utama yang kita diskusikan, pertama tentang internal Dewan Kerja, kedua, menerima masukan-masukan untuk kesuksesan Raimuna Nasional, sesuai pesan Ketua Kwarnas, Kak Adhyaksa Dault, semua kegiatan di Pramuka harus dipersiapkan dengan sempurna”, jelas Yudha Adhyaksa di Bali, 05/11/2017.

Rapat Koordinasi ini dibuka oleh Kak Abdul Sobur (Waka Kwarnas Gerakan Pramuka) didampingi Kak Susi Yuliati (Waka Kwarnas Gerakan Pramuka), hadir juga Kak Rizal Kotta dan Kak Hariqo Wibawa Satria, keduanya Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka.

 

“Jambore Nasional dengan 25 ribu peserta sudah sukses kita laksanakan, pesan Kak Adhyaksa Dault, sekarang Raimuna Nasional juga harus lebih sukses, saya yakin adik-adik disini mampu. Oleh karena itu pertemuan ini jadikan sebagai ajang saling mengenal antar panitia, agar komunikasi lancar saat Raimuna nanti”, ungkap Kak Abdul Sobur dalam sambutannya di lokasi acara.

Sementara itu, Kak Hariqo Wibawa menyampaikan evaluasi publikasi dan dokumentasi Jambore Nasional pada Agustus 2016 lalu. Menurut Kak Hariqo, salah satu kunci sukses publikasi dan dokumentasi adalah konten yang menarik, dan hubungan baik dengan semua pihak, “Sebelum Jambore Nasional, kita banyak me mengadakan lomba berbasis media sosial, teman-teman jurnalis juga sangat membantu. Kita juga banyak dibantu oleh relawan media dari berbagai daerah, ada Humas Kwarda, Kwarcab juga, intinya Jamnas kemarin kolaborasi banyak pihak, ini harus kita lakukan dengan lebih baik di Raimuna Nasional”, jelas Kak Hariqo.

Dari berbagai sumber dijelaskan, Raimuna berasal dari dari Bahasa Ambai, dari daerah Yapen Timur, Kab Yapen, Papua. Kata Raimuna merupakan gabungan dua kata yaitu “Rai” dan “Muna”. “Rai” berarti sekelompok orang yang berkumpul untuk mencapai tujuan tertentu yang ditetapkan bersama. Sedangkan “Muna” adalah daya kekuatan jiwa seseorang yang berpengaruh baik dalam mencapai kesuksesan. Jadi Raimuna memiliki arti sekelompok orang yang hidup dalam suatu kekuatan dengan dijiwai oleh sesuatu daya kekuatan yang selalu memberi semangat tinggi dalam mencapai tujuan.

Raimuna di tingkat Kwartir Nasional disebut Raimuna Nasional diikuti oleh Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega perwakilan dari masing-masing Kwartir Daerah (provinsi). Perwakilan masing-masing provinsi ini biasanya diambilkan dari masing-masing Kwartir Daerah (kabupaten)./(KGP)/abe PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *