Pers Diminta Lebih Solutif Ketimbang Provokatif

MAKASAR – POSTKOTAPONTIANAK.COM!! Drs H Hidayat Nahwi Rasul Wakil Ketua Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) menilai tidak ada lembaga yg bisa mendidik secara massif kepada bangsa ini kecuali melalui televisi, koran, majalah, radio dan media sosial. “Pers sangat massif dan tidak hentinya-hentinya memberikan pendidikan melalui informasi yang disampaikan,” ujarnya kepada PostkotaPontianak.com saat dimintai komentarnya via seluler tentang Hari Pers Nasional, Selasa (9/2).

Pers dijelaskan dia melekat fungsi pendidikan, hiburan, kontrol dan transmisi budaya. “Namun apakah masyarakat telah merasakan fungsi-fungsi itu? Hal ini yang menjadi tantangan pers untuk menjawabnya,” ujar Hidayat.

Dalam situasi keterpurukan, ketidakadilan sosial dan ekonomi, rusaknya akhlak moral dan etika dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa, maka menurut pria yang akrab disapa HNR ini, sudah saatnya kita ingin menagih fungsi media tersebut di hari PERS hari ini. “Apa boleh buat, Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah berlaku. ASEAN sudah menjadi pasar tunggal dan tempat bertemunya masyarakat ASEAN dalam konteks produksi, distribusi dan konsumsi. Dimana kekuatan dan kelemahan kita sebagai bangsa Indonesia dalam proses tersebut? Bagaimana meningkatkan kualitas produksi, akses pasar,modal, dan teknologi?,” tegasnya dengan melemparkan kalimat-kalimat pertanyaan.

Dirinya juga berharap agar media baik itu televisi, radio ataupun surat kabar lebih memberikan solusi. “Persoalan yang dihadapi bangsa saat ini cukup kompleks. Jadi pers harus bisa membantu memberikan solusi. Jangan malah provokatif, tapi kedepankan fungsi edukatif sehingga bisa menjadi solusi bagi negeri,” pintanya.
Semua menyadari bahwa Pers Harapan Kita, Pers lah Tumpuan Kita dan Pers lah akan memberikan solusi. yang akan memberi solusi. “Selamat Hari Pers,” ujar Hidayat mengakhiri. (ST/PKP)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *