Peringati Hari Kartini Pakai Kebaya Terbanyak, Melawi Raih Rekor MURI

Peringatan Hari Kartini di Melawi meriah./ foto : Fran/Postkotapontianak.com
Peringatan Hari Kartini di Melawi meriah./ foto : Fran/Postkotapontianak.com

Reporter : Frans Somil

POSTKOTAPONTIANAK.com – MELAWI ! Antusias masyarakat kaum hawa mengikuti carnaval berbusana sekaligus pemecahan rekor Museum Rekor (Muri) Indonesia 2016. Kegiatan ini dilepas lansung Bupati Melawi, Panji. S.Sos di halam kantor Bupati Melawi. Kamis (21/4).

Sebanyak 8.295 Kaum Hawa Se-Kabupaten Melawi mengenakan kebaya untuk mengikuti gerak jalan dalam memperingati hari Kartini. Gerak jalan yang diikuti pagelaran busana festival Melawi itu, berakhir digaris finis pasar kuliner Kecamatan Nanga Pinoh

Start dari  kantor Bupati, sekitar pukul 07.00 WIB menuju finish Lapagan Kecamatan sekitar. Pukul 08.00. Berbagai atraksi marching band ikut memeriahkan kegiatan. Berbagai busana kreatifitas juga tampak dikenakan para peserta. Gerak jalan pemecahan rekor ini kawal petugas medis dan aparat yang sibuk mengurai kemacetan.

Terkait rekor muri tersebut, Bupati Melawi, Panji. S. Sos menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang mendukung kegiatan tersebut dan pihak peserta.

Gerak jalan ini diikuti terdiri dari pelajar tingkat SD, SMP, SMA. Kemudian seluruh kaum perempuan dan para istri pegawai serta honor di instansi pemerintahan, BUMD, BUMN di Melawi, serta para istri TNI, Polri dan para Polwan.

Ketua TP-PKK Melawi, Nurbetty Eka Mulyastri Panji mengatakan, gerak jalan kebaya ini merupakan sebuah target untuk menuju rekor muri. Dimana awalnya ditargetkan 5000 kebaya, namun melampaui target hingga 8.295 kebaya.

“Berkat dukungan dan kerjasama pemerintah Melawi, masyarakat serta semua lini,” katanya.

Menurutnya, gerak jalan kebaya ini membuktikan bahwa kaum perempuan bisa setara dengan kaum pria atau persamaan jender. Ia pun berharap kegiatan ini bisa mencapai rekor muri dan bisa tercatat di museum dunia.

Sementara perwakilan MURI Indonesia, Ari Andriani mengatakan, sebelumnya sudah ada rekor mengenakan kebaya sebanyak 2000 orang, namun kali ini yang terbanyak. Dari awal yang ditargetkan 5000, namun pada saat dicatat sudah mencapai 8.295 perempuan yang mengenakan kebaya.

“Selain tercatat di rekor muri, kami akan memberikan penghargaan pemrakarsa kepada penyelenggara dan pendukung yakni kepada Bupati Melawi, Ketua TP-PKK, Kepala kantor tim pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan keluarga berencana serta bank yang menjadi sponsor. Ini tidak hanya bisa masuk rekor Nasional, tapi kami perwakilan dari muri mengukuhkan bahwa juga masuk sampai rekor dunia.,” ungkapnya./*

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *