Peringatan HBD Makam Juang Mandor Berlangsung Khidmat

POSTKOTAPONTIANAK.COM – MANDOR – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya memimpin upacara dan ziarah pada Hari Berkabung Daerah (HBD) di kompleks taman monumen Makam Juang Mandor Kecamatan Mandor Kabupaten Landak, Selasa (28/6/2016).

Christiandy menyampaikan bahwa peringatan peristiwa Mandor berdarah perlu dimaknai bahwa para pahlawan yang rela berkorban nyawa demi membela kemerdekaan.

Makam Juang Mandor yang merupakan situs sejarah Indonesia bahkan dunia itu, karena setiap tahun tanggal 28 Juni diperingati Hari Berkabung Daerah, jelasnya.

Dikatakannya, Momentum peringatan Hari Berkabung Daerah Makam Juang Mandor sebagai tonggak sejarah yang mana banyak sumber daya manusia di Kalbar meninggal dunia atas pembantaian oleh tentara Jepang.

Tampak hadir pada acara tersebut, Pejabat Provinsi Kalbar, Kabupaten/Kota, TNI, Polri, PNS, para Raja serta Panembahan, Veteran, Ahli Waris Korban,Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.

Terlihat upacara Hari Bergabung Daerah di depan Monumen Makam Juang Mandor berlangsung khidmat. Perlu diketahui bahwa menurut catatan sejarah telah terjadi peristiwa pembantaian besar-besaran tentara Jepang terhadap raja, tokoh masyarakat, kaum cendekiawan, para pejuang yang tidak berdosa di Kalimantan Barat./

Sugioto alias Rico (40)./ hen
Sugioto alias Rico (40)./ hen

Ditemui usai acara tersebut, Sugioto alias Rico (40) mengatakan, Saya pribadi menilai acara seperti hari ini sangat baik dan sangat bermakna bagi kita semua.

“Kita berharap semoga “Hari Berkabung Daerah” tetap dilaksanakan terus oleh pemerintah daerah setiap tahun, guna mengingatkan kembali kepada kita semua bahwa di Kalimantan Barat khususnya pernah terjadi tindak Kekerasan, Penganiyaan, Kekejaman disertai dengan Pembunuhan oleh tentara Jepang yang mengakibatkan gugurnya tokoh masyarakat dan pemimpin daerah, diantaranya ada etnis Melayu, Dayak, Tionghoa dan mungkin ada etnis yang lain juga karena sejarah yang sebenarnya,” jelas Rico.

“Kita semua berharap agar kedepan kejadian seperti itu jangan sampai terulang kembali, Bangsa yang besar adalah bangsa yg sangat menghargai jasa” para pemimpinnya,” imbuhnya. abe/henry.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *