Penjualan Minuman Beralkohol Diatur Dalam Perbup Kabupaten Melawi

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( MELAWI ) – Penjualan minuman beralkohol sudah diatur dalam peraturan Daerah Kabupaten Melawi yang dikeluarkan oleh Bupati Melawi yaitu Perbub Nomor 3 tahun 2015, “tentang pengawasan, pengendalian peredaran dan penjualan minuman beralkohol,”.

Kasat Reskrim Satuan Polres Melawi Iptu Ketut Agus Pasek Sudina, S.Ik mengatakan dan menjelaskan pada saat ditemui awak media pada Kamis (23/8) diruang Kasat Reskrim.

Ketut memaparkan, kepada wartawan bahwa penjualan minuman beralkohol sudah mengacu pada Perbub Daerah Kabupaten Melawi Nomor 3 Tahun 2015 yang di dalamnya menggolongkan penjualan minuman beralkohol menjadi 3 golongan adalah golongan A, golongan B dan golongan C.

Bahwa penjual langsung untuk diminum dan penjualan secara eceran hanya diperbolehkan melakukan penjualan minuman beralkohol golongan A, golongan B dan golongan C di tempat tertentu yaitu, Hotel berbintang,  Bar termasuk pub dan club malam, diskotek dan karaoke dewasa.

Pemerintah Daerah berwenang melakukan pengedalian peredaran minuman beralkohol dengan ketentuan yaitu, Labelisasi dan perizinan. Isi dalam Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2015 jenis perizinan minuman beralkohol terdiri atas SIUP-MB dan ITP-MB, sebagaimana dimaksud dalam pasal 9 huruf a permohonan SIUP-MB untuk penjual langsung, (hotel berintang, restoran, agen, bar termasuk Pub dan klub malam, dan karaoke Dewasa) harus melengkapi persyaratan izin, Tanda Daftar Pariwisata, (TDUP) dari pejabat yang berwenang,  ITP-MB, Akta Pendirian Perseroan Terbatas dan pengesahan badan hukum dari pejabat yang berwenang (apabila perusahaan dalam bentuk perseroan terbatas), Surat Penujukan Dari Distributor atau Sub Distributor sebagai penjual langsung, Izin gangguan Khusus Minuman Beralkohol, Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), KTP atau Identitas Penanggung Jawab Perusahaan, Rencana Penjualan Minuman 1 (satu) tahun kedepan serta Surat tidak keberatan dari tetangga yang sudah dilegalisir oleh Kepala Desa dan Camat setempat.

Poin dari peryaratan izin penjualan minuman beralkohol di atas setiap badan usaha penjualan minuman beralkohol golongan A, golongan B dan golongan C, wajib memiliki ITP-MB sebagai mana dimaksud dalam pasal 9 huruf b dari Bupati atau Pejabat yang di tunjuk, jelasnya.

Ketut juga mengatakan, peraturan Perbub Nomor 3 Tahun 2015 sudah pernah di sosialisasikan kepada setiap penjual minuman beralkohol baik itu pada sekala penjual, agen maupun tempat hiburan malam yang berada di Kabupaten Melawi, namun saya tidak tahu apakah sudah dipenuhi atau belum oleh mereka.

Maka dengan adanya Perbub Nomor 3 Tahun 2015 tersebut ditegaskan kepada Disperindag Kabupaten Melawi, Pemda Kabupaten Melawi, Satuan Polisi Pamong Praja Satpol-PP  dan jajaran Kepolisian Resort Melawi untuk menindak tegas dalam menjalankan aturan PERBUB yang dikeluarkan oleh Pemerintahan Kabupaten Melawi agar para penjual, agen distributor dan tempat hiburan malam yang menjual minuman beralkohol dapat segera memenuhi izin yang sebagaimana sudah diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 3 tahun 2015 tersebut.

Apabila hal ini sudah dihimbau dan tidak di indahkan juga oleh pelaku penjualan minuman beralkohol maka diharapkan kepada jajaran Kepolisian Resort Melawi untuk menindak lanjuti hal tersebut dalam proses hukum yang berlaku, sebagai mana Sanksi Pidana dalam Pasal 22 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau pidana denda paling banyak Rp. 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).(Idrus-PKP).

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *