Pengelola Depot Air Isi Ulang : Setelah Mengantongi Izin Sempel Air dan Dinyatakan Layak Sehat Baru Diterbitkan Izin oleh Dinkes

PONTIANAK ! Menjamurnya usaha depot air isi ulang di kota Pontianak patut disyukuri. Pasalnya memudahkan warga kota Pontianak untuk mengisi ulang air minum yang higienis dan terjamin, sebab menggunakan teknologi ultraviolet untuk mematikan kuman dan bakteri.

Depot air isi ulang./ Ilustrasi-Ist
Depot air isi ulang./ Ilustrasi-Ist

Namun dari 400 lebih depot air isi ulang yang menyebar disetiap sudut kota Pontianak, Rabu (15/06) ternyata ada yang mengantongi izin, dan dugaan izinnya telah melewati masa waktu alias mati, dan bahkan ada yang tanpa izin.

Kondisi ini tentunya memantik berbagai tanggapan, terkait keberadaan depot air isi ulang harusnya depot air isi ulang mengantongi izin dan melewati pengujian laboratorium kesehatan, sehingga layak konsumsi.

Bila dibiarkan air isi ulang menjamur tanpa melalu pengujian laboratorium, dipastikan akan menyebabkan masalah pada masa yang akan datang. Instansi teknis terkait berkewajiban memberikan jaminan aman dan sehat, atas air yang dikonsumsi. Bila dibiarkan, bukan saja diare, namun bisa merusak organ tubuh manusia lainnya.

Saatnya pemerintah untuk perketat penerbitan izin dan wajib melakukan pemeriksaan dan tes lab atas air minum yang tersedia di depot-depot isi air ulang. Tanpa ketegasan, usaha yang menghalalkan segala cara akan dilakukan, demi mencari keuntungan dan membahayakan kesehatan masyarakat, sebagai konsumen, Banyak pertanyaan yang muncul, bagaiamana kalau air isi ulang, airnya diambil dari keran/ ledeng,seperti air kali dan lainnnya?
Hal-hal di atas, hendaknya diperhatikan dengan baik, agar tidak menimbulkan korban jiwa pada masa yang akan datang.

Kepala dinas kesehatan Kota Pontianak Hamdanu Saat dikomfirmasi dikantornya di jalan A Yani 1 Pontianak, membenarkan depot tersebut izin-izinya telah berakhir, izinya sudah berakhir sejak tanggal 22 Oktober 2015, ia akan memerintahkan petugas Dinas Kesehatan untuk melakukan pengecekan tentang perizinan dan kelayakan tempat usaha depot itu.

Kalau memang nanti tidak memenuhi syarat akan ditutup,ujar Hamdanu menambahkan akan melakukan evaluasi terhadap 400 izin depot, terkait kelayakan untuk diperpanjang izin izinya, lantaran dari 400 depot lebih yang mengantongi izin, ada yang izinya sudah berakhir, kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak.

Menurut Handanu, bagi pengelola depot apabila ingin mendapatkan izin layak sehat harus melalui beberapa proses terlebih dahulu, seperti proses uji LAB dari Secufindo atau Dinas Kesehatan Kota Pontianak, setelah mengantongi izin sampel air dan dinyatakan layak sehat baru di terbitkan izin oleh Dinkes, jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, depot isi ulang sesuai aturan, masyarakat yang langsung melakukan pengisian ke depot bukan depot mengantar ke rumah-rumah warga. Selain itu air pengisian ulang dari depot tidak diperbolehkan dijual di warung-warung atau supermarket, ujarnya.

Perlu diketahui kata Handanu, sumber air untuk isi ulang depot juga harus menggunakan mata air pegunungan bukan dari sungai atau lainnya.

Terpisah Kepala Bidang Kesehatan kota Pontianak, Dadang Fitrajaya, menuturkan, terkait 400 depot yang ada  di kota Pontianak setiap 3 bulan sekali selalu dilakukan pengecekan uji LAB.

Sejauh ini menurut Dadang, belum ada temuan, namun terkait depot di Gang Parkit Izinya sudah berakhir, jelasnya membenarkan.  Hingga saat ini pengelola juga belum meminta untuk diperpanjang, ia berjanji akan mengecek depot tersebut, selain depot di Gang Parkit ada 7 izin depot lainya yang izinya sudah berakhir, depot tersebut juga akan dilakukan pengecekan tukasnya.

Mengenai ada salah satu Depot Air Minum isi ulang  di Gang Parkit, jalan Merdeka Barat Pontianak, pengelola Depot isi ulang Pemilik berinisial M di Gang Parkit, ketika dikonfirmasi media enggan berkomentar, justru M sempat melarang wartawan saat mengambil gambar, karena ia mengaku sering didatangi wartawan yang tidak jelas, bahkan M sempat  memfoto-foto KTA Wartawan dan KTP milik wartawan. / Hendry Wjs

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *