Pendapatan Sektor PBB Menurun

Plt Sekda Landak, Drs. Asuardi Daris, MM, memukul gong tanda dimulainya pencanangan bulan panutan PBB tahun 2016 di Landak./ dan
Plt Sekda Landak, Drs. Asuardi Daris, MM, memukul gong tanda dimulainya pencanangan bulan panutan PBB tahun 2016 di Landak./ dan

NGABANG ! POSTKOTAPONTIANAK.COM – Bupati Kabupaten Landak, Adrianus Asia Sidot,  dalam kata sambutannya yang dibacakan Plt, Sekda Landak, Drs Asuardi Daris, MM, menekankan agar penerimaan pajak dapat lebih optimal, dimana pajak adalah untuk pembangunan maka penerimaan dari sector pajak harus lebih dioptimalkan. Terutama bagi pengusaha jangan sampai menyembunyikan pajak dan jangan lari dari pajak.

Sementara itu Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Landak Alexander, Jumat (2/9), lalu, mengatakan, sebanyak 90 ribu objek Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Landak sekitar 50 persen datanya tidak valid. Sehingga berdampak target pungutan pajak tidak sampai 100 persen karena masyarakat enggan membayar pajak, dan berjanji akan berupaya untuk semaksimal untuk melakukan perbaikan data.

Alexander, menegaskan, pihaknya akan terus melakukan perbaikan data objek PBB yang selama ini belum semua beres.

“Kita akan lakukan perbaikan, kita sudah minta aparat Desa untuk melaporkan  data.  Kami sudah beri form yang diperlukan untuk perbaikan data yang belum valid,” ujar Alex.

Alasan data objek PBB di Kabupaten Landak masih belum genah, karena  jenis pajak warisan dari Pemerintah Pusat yang sekarang dikelola oleh Kabupaten Landak.

“Kita menerima warisan dari pusat, dulu ada SPPT tapi tidak ada objeknya seperti sawah dan ladang masyarakat. Kemudian nama wajib pajak tidak jelas, ada juga nama betul tapi salah objeknya, ada juga objek sudah dijual ke pihak lain, nama masih beda, ada juga objek sudah dijual ke perusahaan sawit dan lainnya,” ucapnya.

Banyaknya kendala data PBB sehingga berdampak pada target yang dipatok setiap tahunnya. Bahkan hasil evaluasi tahun 2015 menurun.

“Kita evaluasi rata -rata menurun perkecamatan, capaian PBB tidak mencapai 100 persen setoran PBB,” tandas Alex. (dan)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *