Pemkot Terus Lakukan Sosialisasi Roadshow di 35 SMA

Sejumlah 36 Persen Remaja Putri Depok Terserang Anemia

DEPOK ! POSTKOTAPONTIANAK.COM – Anemia merupakan gangguan sistem peredaran darah atau yang sering disebut dengan kekurangan hemoglobin atau sel darah merah. Kekurang hemoglobin ini bisa berakibat fatal pada tubuh. Kekurangan hemoglobin ini bisa disebabkan oleh rusaknya sel darah merah ataupun banyak mengeluarkan darah.
(Ilustrasi)
(Ilustrasi)

Biasanya pasien anemia didominasi oleh wanita. Hal ini disebabkan wanita setiap bulannya pasti mengeluarkan darah haid. Cara mengatasi anemia tidak harus menggunakan obat kimia tetapi juga bisa menggunakan bahan-bahan alami.

Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Kesehatan Kota Depok akan terus melakukan sosialisasi untuk mengantisipasi terserang penyakit kurang darah alias anemia. Sebab dari data sekitar delapan ribu remaja putri atau sekitar 36 persennya menderita penyakit kurang darah alias anemia.

“Maka dari itu, pihaknya berkerja ekstra keras untuk mengatasi masalah ini, dengan sosialisasi roadshow di 35 SMA di seluruh Kecamatan di Kota Depok pada Oktober ini, dalam memberikan wawasan terkait pentingnya mengonsumsi tablet penambah darah bagi remaja putri untuk mengatasi dan mencegah anemia,” terang pelaksana gizi Dinas Kesehatan Kota Depok, Deasy Martini kepada wartawan kemarin, di Depok.

Menurutnya, bahwa  hal ini disebabkan karena kurangnya mengonsumsi protein hewani dan buah, serta penerapan diet yang salah karena ketakutan akan obesitas pada dirinya, saat mereka sudah memasuki masa menstruasi.

“jadi yang terdata saat ini, jumlah remaja putri yang menderita anemia di Kota Depok sebanyak 36 persen. Dengan jumlah yang tidak sedikit tersebut penting untuk dilakukan pengawasan dan pemberian tablet penambah darah bagi remaja putri,” tutur Deasy.

Deasy berharap dari roadshow ini ada kesadaran bagi remaja putri di Depok agar mengonsumsi makanan yang sehat untuk menghindari penyakit anemia tersebut.

“Artinya, menganjurkan agar para remaja putri mengonsumsi tablet penambah daraH. Mengingat, pada masa pubertas ini membutuhkan zat besi yang cukup untuk menyeimbangkan perkembangan dalam tubuh,” ucapnya.(Faldi/Sudrajat)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *