Pemkot Depok Akan Terapkan Absen Finger Print

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan menerapkan absen elektronik atau finger print untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Balaikota. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Herliani.
Absen Finger Print./ IST
Absen Finger Print./ IST

“Absen elektronik ini ditargetkan dapat dilaksanakan tahun ini, saat ini kami sedang menyusun Perwa yang mengatur hal ini,” ujarnya kepada wartawan, Jum’at (27/5/2016), dikantornya.

Herliani menjelaskan, nantinya akan ada sembilan mesin absen fingerprint yang akan ditempatkan di balaikota. Titik-titiknya antara lain adalah di depan kantor arsip sebanyak 2 unit, sekda 3 unit dan Dibaleka II sebanyak 4 unit.
Untuk saat ini memang dikhususkan untuk para PNS yang ada di lingkup Balaikota saja, karena melihat dari adanya sarprasnya baik mesin dan internetnya. Kedepannya akan juga diberlakukan untuk OPD lain yang berada di luar Balaikota.
“Absensinya mengikuti jam kerja, yakni Senin-Kamis 7:30 s.d 15.38 dan hari Jum’at 7:30 s.d 16:30,” kata Herliani.
Sementara Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Depok Nurhasan mendukung rencana Pemkot Depok, menerapkan sistem kehadiran PNS menggunakan absen elektronik atau finger print. Bahkan Komisi A pun mendorong agar hal tersebut dapat direalisasikan secepatnya.
“Rencana itu bagus karena sekarang masih pakai manual, dan tentunya dapat dimanipulasi kalau manual. Beda sama elektronik, karena langsung ke sistem. Tapi tetap perlu ada pemantauan,” ujar Nurhasan.
Menurut Nurhasam, finger print dapat meningkatkan kedisiplinan PNS yang pada akhirnya berbuah pada peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat Depok. Sehingga tidak ada lagi PNS yang kabur saat jam kerja, dan menitip absen jika menggunakan manual. Penerapan ini seharusnya dari dulu diterapkan di Depok, namun bila tahun ini dilaksanakan harus secepatnya.
“Bagaimana pun finger print hanya alat, nanti teknisnya harus diawasi. Dan jika ada PNS yang berbuat curang dalam absensi harus di beri sanksi. Apapun tujuan peningkatan pelayanan akan kami dukung,” ucap Nurhasan.(Faldi/Edi)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *