Pemda Harus Bertindak Cepat Terhadap Pembabatan Hutan Mangrove

POSTKOTAPONTIANAK.COM

(Kubu Raya) – Ketua Umum Komunikasi Kemitraan Teritorial (KKT) Tengku Apreandi mengatakan pembabatan hutan mangrove tidak boleh dilakukan siapapun juga, dan jika benar pembabatan itu terjadi di Kubu Raya, maka Pemerintah Daerah harus segera menindaklanjutinya dengan hukum.

“Hutan mangrove itu tidak hanya digunakan satu individu, tetapi harus dilestarikan, karena hutan itu terletak dikawasan hutan lindung, dan habitatnya sangat membutuhkan perlindungan.,” ujar dia saat dijumpai di Kantornya pada Selasa (10/5).

Menurut informasi yang berhasil dikumpulkannya, hutan mangrove dikawasan Desa Batu Ampar Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya sudah dibabat sejak tahun 2014 sampai dengan masyarakat di kawasan tersebut mempertanyakan Apakah boleh hutan mangrove dibabat.

“Sebenarnya pembabatan hutan itu sudah melanggar hukum, dan pemerintah daerah setempat apakah mengetahui atau sengaja membiarkan dan apakah perusahaan terkait itu mempunyai izin-izin tersebut,” ucap dia.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya harus secepatnya mengambil tindakan tegas untuk memberikan sangsi kepada perusahaan yang benar-benar membabat hutan mangrove.

“Pemerintah Daerah setempat jangan sampai tutup mata, minimal setelah berita itu terbit. Apalagi saat ini pemerintah harus cepat mengatasi segala masalah yang terjadi dierahnya,” pungkasnya.

(Viky)

Foto Tengku Apreandi Ketua Umum KKT Saat dijumpai Dikantornya / Viky / POSTKOTAPONTIANAK

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *