Pembayaran GRTT Pembangunan Jalur Transmisi 150 kV Parit Baru – Kota Baru : Bemasalah, Ahli Waris Lapor ke Polda

Verna, SH, Ketua Posbakumadin Pontianak dan ahli waris saat membuat pengaduan./ foto : re2n
Verna, SH, Ketua Posbakumadin Pontianak dan ahli waris saat membuat pengaduan./ foto : re2n

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! PONTIANAK – Pembayaran ganti rugi tanam tumbuh tower T/L 150 KV Parit Baru – Kota Baru Wajok Hilir Kecamatan Siantan Kabupaten Mempawah  diduga bermasalah. Hal ini diungkap oleh Dezi Panduwira yang didampingi Lima (5) orang Pengecara dari Lembaga Posbakumadin Pontianak Kalbar, Sabtu (16/7/2016).

Kasus pembayaran ganti rugi  Tower T.09 – T.10 pada  tanggal 14 Juni 2013 sebesar Rp. 623.800.000 juta dari PT. PLN (Persero) UPK Jaringan Kalimantan IV, Pembangunan Jalur Transmisi 150 kV Parit Baru – Kota Baru Desa Wajok Hilir, akhirnya menempuh jalur hukum.

Menurut Dezi keluarga dari Nurlaelah (50) dan Jahara (49),  bahwa pembayaran tersebut salah alamat. Sementara Nurlaelah dan Jahara adalah pemilik sah. Upaya yang telah dilakukan untuk menyelesaikan persoalan tersebut tidak menemui titik terang.

Berpegang bukti yang ada dan untuk mendapat perlindungan hukum, Rezi beserta Keluarga malaporkan kasus Ganti Rugi Tanam Tumbuh ke Polda Kalbar. Adapun kasus tersebut diduga kuat melibatkan Pejabat Desa Wajok Hilir, kata Rezi.

Indikasi yang dilaporkan adalah penipuan, penggelapan serta penyalahgunaan wewenang jabatan.

Untuk prosesnya sudah ada pemanggilan pihak-pihak yang dilaporkan. “Kami berharap agar proses hukum ini tidak ada kecurangan dan memberikan hukum kepada pelaku karena telah mergikan keluarga saya bahkan orang banyak,” jelas dia.

Sementara ditempat yang sama Verna, SH, Ketua Posbakumadin Pontianak, membenarkan bahwa kasus ini sudah diaporkan ke Polda Kalbar. Dimana permasalahan yang timbul ada kecurigaan salah satu warga Wajok Hilir yang dirugikan dalam GRTT oleh pihak PLN, kata Verna seraya mengatakan seharusnya diterima oleh Ahli Waris yang memiliki tanah tersebut malah diberikan kepada orang yang bukan seharusnya menerima uang penggantian tersebut. Hal ini terjadi pada saat pembangunan jalur sutet yang menimpa lahan salah satu warga Wajok Hilir.

Bukti pembayaran biaya ganti rugi tanam tumbuh untuk pembangunan Jalur Transmisi 150 kV Parit Baru - Kota Baru./ foto : re2n
Bukti pembayaran biaya ganti rugi tanam tumbuh untuk pembangunan Jalur Transmisi 150 kV Parit Baru – Kota Baru./ foto : re2n

Kejangalan lain yang terjadi bebernya, atas bantuan dan dibenarkan oleh Kepala Desa Wajok Hilir yang memberikan keterangan dan membenarkan pernyataan salah satu orang yang mengakui tanah tersebut adalah miliknya, padahal jelas bahwa surat sertipikat yang ada mencantumkan nama pemilik yang berbeda dengan orang yang mengakui tanah tersebut.

Apakah ini sesuatu yang disengaja atau memang ada kesalahan dari manusianya (human error) ? Maka ini menjadi suatu pertanyaan, apakah ini merupakan suatu hal yang biasa bagi oknum Desa untuk menyalah gunakan jabatannya agar mendapatkan keuntungan dari orang lain, ujar dia.

Dengan adanya hal ini, maka klient kami berinifiatif untuk mencari bantuan hukum dan melaporkan hal ini kepada Polda Kalimantan Barat, untuk mendapatkan perlindungan hukum dan memperoleh kembali hak-haknya yang telah dirampas oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab ini, terangnya.

Dalam hal ini klient kami memilih untuk memberikan kuasanya kepada Oraganisasi Bantuan Hukum POSBAKUMADIN Pontianak yang siap dan akan membatu klient kami untuk mendapatkan hak-haknya kembali, tegas Verna, SH.

Terpisah Kades AM ketika ditemui beberapa waktu lalu disalah satu restoran Pontianak, saat ditanya kasus tanah yang dilaporkan dengan enteng , AM mengatakan bahwa masalah tersebut dapat dipertanggungjawabkan, katanya singkat.

Terkait kasus ganti rugi tanam tumbuh saat dikonfirmasi via handphone seluler pada Ketut pihak PLN beberapa waktu lalu, mengatakan bahwa lagi berada di Tayan. Dan berjanji setelah kembali dari luar kota akan menghubungi “Postkotapontianak.com”. setelah ditunggu dan kembali dihubungi HP miliknya aktif tapi tidak diangkat./ US/ABE PKP   

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *