Peleton Etnis Mendampingi Peleton Yudha Wastu Pramuka Berjalan

Singawang – Puluhan prajurit TNI dari berbagai satuan tempur dan Banpur Batalyon, melakukan gerak jalan Peleton Beranting (Tonting) Yudha Wastu Pramuka Jaya dalam rangka Hari Infanteri ke-68 tahun 2016.

“Ada satu peleton prajurit yang tergabung dalam 3 Batalyon, melakukan gerak jalan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya (Tonting),” kata Danramil 16/Sedau, Kapten Inf Taufik Wiramansyah.

Danramil menjelaskan, sebelumnya satu peleton prajurit Batalyon ini telah melakukan pergantian peleton tepatnya di Semelagi Besar, Singkawang Utara.

Kemudian, peleton prajurit TNI ini melanjutkan gerak jalan dan sangat uniknya ada 2 peleton berpakaian adat Tionghoa, Dayak, dan Melayu (Tidayu) bergabung dan mendampingi peleton inti dari TNI yang ikut berjalan sampai ke Kelurahan Sedau, tepatnya di Kantor Camat Singkawang Selatan.

Hadirnya peleton warga ini menunjukkan bahwa Singkawang merupakan kota yang terdiri dari beberapa etnis yang hidup dengan rukun dan damai.

Sesampainya disini, terang Danramil, peleton prajurit melakukan pergantian dari peleton Batalyon 642 ke 644, tepatnya pada hari Sabtu (17/12) sekira pukul 00.00 wib.

“Yang mana pergantian peleton ini, para prajurit disambut oleh saya sendiri beserta tokoh masyarakat dari suku Tionghoa, Dayak, dan Melayu (Tidayu) dengan berpakaian adat masing-masing,” jelasnya.

Untuk selanjutnya, gerak jalan peleton tersebut dilanjutkan peleton prajurit Batalyon 644 menuju Sungai Raya, Kecamatan Bengkayang.

“Sampai disana, peleton prajurit Batalyon 644 akan melakukan pergantian peleton 643 untuk melanjutkan gerak jalan sampai ke Kota Pontianak (finis),” jelasnya.

Ditempat terpisah, Dandim 1202/Skw, Letkol Czi Darody Agus, SE mengatakan, bahwa kegiatan gerak jalan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya (Tonting) ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa korsa dan rasa bangga terhadap Korps Infantri Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya.

“Karena melalui kegiatan ini akan timbul rasa persatuan dan kesatuan dan rasa kebersamaan yang terjadi antara sesama prajurit,” ungkap Dandim.

Disamping itu, lanjut Dandim, kegiatan ini juga guna meningkatkan jiwa korsa, militansi dan soliditas prajurit Infantri dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD.

Karena, selama kegiatan tersebut berlangsung kondisi lelah, letih, dahaga mereka harus berjuang bersama untuk mempertahankan keutuhan satuannya sampai kesasaran sehingga apabila hal ini tercapai maka akan membawa rasa bangga yang tinggi sebagai prajurit Infantri./dd/lk

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *