Pelatihan Jurnalis dengan kedamaian

Pelatihan memotret dan menulis berita.( dok: SJP)
Pelatihan memotret dan menulis berita.( dok: SJP)

PUGER – Banyak cara meredam konflik. Menggunakan media foto dan tulisan pun, juga dinilai mampu meredam sebuah konflik. Karenanya, Lakpesdam NU Jatim sengaja mengundang puluhan pemuda di Puger, mengikuti pelatihan memotret dan menulis berita.

Yeni, penanggungjawab kegiatan menjelaskan, kegiatan yang digelar di Aula Kecamatan Puger, itu digelar untuk membentuk karakter jurnalis warga pro perdamaian. “Kami ingin mereka menjadi kader jurnalis yang karyanya mampu meredam konflik,” ujarnya.

Memilih Puger dinilainya cukup realistis, karena di wilayah tersebut tercatat sering terjadi konflik dengan berbagai latar belakang masalah. “Konflik pabrik semen hingga agama, juga pernah terjadi di Puger,” tuturnya.

Padahal jika dikaji secara ilmiah, para pelaku konflik di Puger lebih condong tidak mengerti persoalan yang sebenarnya. “Mereka seperti ikut-ikutan saja. Bahkan, pelaku konflik juga banyak dari luar Puger,” ungkapnya.

Supaya persoalan demikian tidak kembali terjadi di Puger, mereka berharap puluhan peserta diklat mampu menjadi insan jurnalis yang bisa menyuguhkan berita perdamaian. “Harapannya begitu, ada wartawan warga yang menjadi guru damai,” urainya.

Perlu diketahui, salah seorang pemateri yang diundang dalam diskusi tersebut, tak lain anggota Jember South Journalist. “ Kegiatan ini sama dengan misi Jember South Journalist, karenanya kami mendukungnya,” ujar Rully (MTO/BAM/SJP)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *