Pelatihan EHRA di Mempawah

faviconMempawah-Post Kota Pontianak. Mendukung percepatan pembangunan sanitasi permukiman, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mempawah melaksanakan pelatihan enumerator (surveyor) studi Enviromental Health Risk Assessment (EHRA) di Wisma Chandramidi, Mempawah, Senin (16/5) pagi.

“Kabupaten Mempawah akan melakukan pemuktahiran dokumen strategi sanitasi kabupaten. Untuk itu dibutuhkan sejumlah data primer yang diperoleh melalui studi EHRA. Makanya pelatihan studi EHRA ini harus terselenggara dengan baik dan maksimal,” pendapat Sekda, Mochrizal.

Sekda menyebut, penyusunan dokumen pemutakhiran Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) Kabupaten Mempawah, akan menjadi pedoman pengembangan pembangunan sanitasi kabupaten yang tepat sasaran. Sekaligus menjawab permasalahan yang ada, terutama bidang air minum dan sanitasi.

“Tujuan akhir yakni terpetakannya kondisi sanitasi Kabupaten Mempawah melalui zona-zona risiko sanitasi di setiap desa dan kelurahan. Saya berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Program ini akan sangat tergantung dari para surveyor di lapangan,” pendapatnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan, Armini menerangkan, studi EHRA merupakan survei partisipatif di tingkat kabupaten. Tujuannya untuk mengetahui kondisi prasarana dan sarana sanitasi, kesehatan/higienitas, dan perilaku masyarakat.

“Hasil survei ini bermanfaat untuk pengembangan program sanitasi dan advokasi di tingkat kabupaten hingga kelurahan dan desa,” singkatnya.(leo/din-PKP)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *