Pelabuhan Kijing Strategis Perdagangan Dunia

Post Kota Pontianak-MEMPAWAH. Pembangunan pelabuhan laut internasional di Kecamatan Sungai Kunyit diyakini berperan penting terhadap perdagangan dunia maupun domestik. Itulah yang mendasari pemerintah pusat memasukkan pelabuhan Kijing dalam program percepatan infrastruktur.

Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

Direktur Komersial dan Pengembangan Perusahan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, Saptono Rahayu Irianto, menyebut Kijing punya beberapa kelebihan. “Kita lihat Kijing itu sangat dekat dengan Singapura dan negara-negara Asia lainnya seperti Tiongkok, Vietnam, Thailand, Myanmar, Filipina, Brunei, dan Malaysia,” ujarnya di Mempawah, belum lama ini.

Kemudian, dia melanjutkan, Kijing juga dekat ke Ibu Kota Jakarta, Surabaya, maupun melalui Selat Malaka menuju ke Timur Tengah, Afrika, India, dan Eropa. ”Inilah keuntungan apabila kita mempunyai pelabuhan besar,” imbuhnya.

Ia menerangkan pelabuhan besar yang menurut rencana akan direalisasikan di Kijing, Sungai Kunyit, bakal mampu menerima kapal-kapal besar dengan berbagai peralatan yang memang dibutuhkan. Saat ini, dia menerangkan, untuk aktivitas bongkar-muat kontainer jika alat-alat tidak lengkap, maka dalam satu jam hanya bisa menyelesaikan delapan boks kontainer. Tapi jika alat-alat lengkap, dapat menyelesaikan hingga 35 boks kontainer.

“Jadi dengan kapal-kapal yang ukuran sepuluh kali itu tidak masalah kita bongkar-muat. Sehari-dua hari selesai. Itulah sebabnya kita perlu pelabuhan besar. Kemudian pelabuhan itu nantinya juga bisa mendistribusikan barang-barang ke pelabuhan-pelabuhan domestik seperti seperti Sambas, Singkawang, Pontianak, Teluk Air, Ketapang, maupun pelabuhan-pelabuhan lainnya di seluruh Indonesia,” paparnya.(leo/din/pkp)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *