Pasca Perbaikan Pipa PVC, Suplay Air Diwilayah Utara Kembali Normal

Pekerja Sedang Memperbaiki Pipa Yang Bocor, Terlihat Kepala Kantor Wilayah I Timur Utara Terjun Langsung Kelokasi. / foto :Hendri Wjs
Pekerja Sedang Memperbaiki Pipa Yang Bocor, Terlihat Kepala Kantor Wilayah I Timur Utara Terjun Langsung Kelokasi. / foto :Hendri Wjs

PONTIANAK   ! POSTKOTAPONTIANAK.COM — Kebocoran jaringan pipa PVC transmisi berdiameter 400 mm yang tertanam sedalam 2 meter di Jalan Boedi Oetomo, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat membuat suplay air bersih bagi pelanggan PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak di wilayah Pontianak Utara mengalami gangguan.

Sejatinya jaringan pipa yang mengalami kebocoran merupakan jalur distribusi air bersih  lansung menuju Booster Dharma Putra. Kebocoran langsung diketahui sejak Jumat (16/9) berdasarkan laporan warga ke  Kantor Pelayanan Wilayah Timur Utara, namun baru dapat diperbaiki Senin malam tanggal 19 September 2016.

“Jadi berdasarkan laporan itu kita langsung proses buat laporan ke kantor pusat, dan pada malam Senin kebocoran pipa dapat diperbaiki dengan menurunkan empat personil dan saya langsung memantau pengerjaannya, ” terang Kepala Kantor Wilayah Timur Utara, Januar Pribadi. SE, pada postkotapontianak.com saat ditemui disela-sela peninjauan langsung usai perbaikan dilokasi pipa bocor, Rabu (21/9/16).

Dengan kebocoran pipa, lanjut Januar mengatakan,  jelas  sangat mengganggu kelancaran air yang diterima pelanggan, namun upaya untuk terus mengoptimalkan pelayanan kepada pelanggan selalu menjadi garda terdepan yang tetap diutamakan.

“Untuk itu saya selaku Kepala Wilayah Timur Utara  meminta maaf kepada seluruh pelanggan khususnya diwilayah Utara, karena terganggunya  pelayanan PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak dalam waktu beberapa hari. Dan secara pribadi saya juga meminta maaf bagi pengguna jalan karena terganggu akibat perbaikan pipa PVC yang bocor, ” tukas Januar.*/ (hn)/PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *