Pasar Nusantara Geliatkan Perdagangan Tosan Aji

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( JAKARTA ) – Bertempat di mall ternama di kawasan Jakarta Selatan, Pondok Indah Mall, gelaran Pasar Nusantara kali ini menggandeng pelaku tradisi Batik, Keris dan Wayang Indonesia untuk mengadakan pameran dan bursa warisan budaya Indonesia dari tanggal 10-20 Agustus 2017. Berbagai koleksi batik, wayang dan keris dari berbagai daerah di Indonesia ditampilkan apik di acara ini. Salah satu peserta pameran, Komunitas tosan aji Jayakarta sebagai pecinta tosan aji di Jabodetabek dan sekitarnya kali ini turut serta dalam gelaran ini.

“Alhamdulillah respon pengunjung sangat antusias dalam gelaran kali ini. Bahkan ada pengunjung dari luar negeri yang berkunjung dan membeli koleksi tosan aji yang kami pamerkan. Poin penting bagi kami sebetulnya adalah edukasi agar pengunjung paham dan tertarik membeli koleksi tosan aji baik keris, tombak, pedang yang kami pamerkan.” Ujar Basuki, koordinator pameran Jayakarta.

Pameran bersama antara wayang, keris dan batik ini mempunyai titik penting karena diantara ketiganya terdapat titik singgung yang saling terkait. Melalui pameran ini diharapkan pengunjung lebih mengenal beraneka ragam budaya nusantara yang ada. Beberapa pengunjung dari luar negeri terlihat kagum terhadap keris yang telah diakui UNESCO pada tanggal 25 November 2005 lalu. Salah satu pengunjung pameran, Peter mengungkapkan kekagumannya pada keris.

“Saya kira awalnya keris adalah senjata biasa, namun setelah diberitahu oleh petugas jaga bahwa keris mempunyai filosofi kami tertarik membeli. Kami tertarik terhadap budaya Indonesia dan melalui keris ini kami akan memperdalam pengetahuan kami mengenai budaya Indonesia.” Ujar ekspartiat dari Finlandia ini.

Pameran yang sudah berlangsung dua hari ini ramai dikunjungi pengunjung yang beraktivitas di mall. Rata-rata ratusan kunjungan tiap hari yang mengunjungi pameran ini. Mereka tertarik untuk mengetahui sejarah dan berbagai hal mengenai batik, keris dan wayang yang ditampilkan. Penjelasan yang baik turut mempengaruhi animo pengunjung untuk membeli barang yang ditampilkan.

“Kami juga memperkenalkan berbagai senjata tradisional nusantara yang ada. Tidak hanya keris, namun berbagai senjata seperti tombak, pedang, kudi yang kita kenal sebagai tosan aji kita perkenalkan selain ada yang dijual. Sehingga kami di Jayakarta mengemban misi edukasi dan peningkatan ekonomi. Kami berharap melalui pameran ini akan terbuka pangsa pasar baru bagi dunia tosan aji. Dalam dunia pelestarian, kedua aspek ini saling terkait dan tidak bisa ditinggalkan antara edukasi dan ekonomi.” Tambah Donny Yonathan dari bidang edukasi Jayakarta.

Berdasarkan pantauan redaksi, selama ini pameran budaya Indonesia di mall atau tempat perbelanjaan populer masih kurang digerakkan. Pameran yang berlangsung selama 10 hari dari tanggal 10-20 Agustus ini merupakan langkah apik dalam mendekatkan dan memperkenalkan masyarakat kepada berbagai warisan budaya Indonesia./(rls/redPKP).

( Foto : istimewa ).

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *