Pangdam XII Tanjungpura, Resmikan Yonkav 12/Beruang Cakti

Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Andika Perkasa saat menandatangani prasasti peresmian Yonkav 12/Beruang Cakti. / foto : Devi Lahendra
Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Andika Perkasa saat menandatangani prasasti peresmian Yonkav 12/Beruang Cakti. / foto : Devi Lahendra

MEMPAWAH ! POSTKOTAPONTIANAK.COM — Bermarkas di daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia, tak ayal kekuatan pasukan prajurit dijajaran Kodam XII Tanjungpura menjadi titik tumpu utama kekuatan TNI untuk menjaga seluruh wilayah Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Sejatinya dengan diresmkiannya Batalyon Kavaleri 12/Beruang Cakti di Desa Peniti, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, memberikan gambaran nyata keseriusan pemerintah dalam menjaga keamanan negara khusus di wilayah perbatasan.

“Untuk Yonkav 12/Beruang Cakti yang hari ini kita resmikan, ini adalah bentuk nyata keseriusan pemerintah memperkuat ketahanan negara. Dan untuk pasukan saat ini bertambah sekitar 400 lebih prajurit, untuk selanjutnya akan terus dilakukan penambahan secara bertahap, ” terang Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Andika Perkasa, pada sejumlah wartawan usai meresmikan Yonkav 12/BC, Selasa (30/8/16).

Menurut Andika, kekuatan tank AMX-13 yang dimiliki Yonkav 12/Beruang Cakti menjadi kesempatan bagus, untuk prajurit agar dapat berlatih menggunakan maupun cara perawatan dan nantinya akan terus di coba kemampuan tank ini di wilayah Kalbar dan Kalteng.

“Alutsista yang ada disini adalah alutsista yang spesifikasinya khas yang ada di Kaveleri. Sedangkan untuk diperbatasan kita harus siap, makanya bagi saya paling tidak jam terbang latihan bagi prajurit itu harus terus ditingkatkan, karena medan kita di Indonesia berbeda khusus untuk penggunaan tank yang kita miliki, ” terangnya.

Ditempat yang sama, Komandan Batalyon Kavaleri 12/Beruang Cakti Mayor Kav Jami’an mengatakan untuk tank yang ada di Yonkav 12/Beruang Cakti  seluruh di Indonesia menggunakan tank yang sama, dan untuk ke depan dirinya menargetkan akan mendapat tambahan tank baru.

“Sesuai dengan amanat Pangdam, saya tekankan semua prajurit harus profesional dalam latihan, dengan memiliki peralatan yang kita miliki. Dan jika ada tambahan jenis baru, maka prajurit akan kita kirim untuk latihan, bila perlu sampai ke jerman. Agar mereka mengetahui tentang penggunaan tank itu sendiri serta untuk perawatannya, ” tukas Jami’an./*(dev)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *