Operasi Pekat Berhasil Amankan Penjual Miras

MELAWI ! POS  KOTA  PONTIANAK  – AKBP Oki  Wasgito .SH .S.Ik ,  Kapolres yang baru  b

Pasangan bukan suami istri yang diamankan pihak petugas./ foto : Joni Julianto
Pasangan bukan suami istri yang diamankan pihak petugas./ foto : Joni Julianto

erapa minggu ini bertugas di  Melawi, saat ditemui diruang kerjanya mengatakan,ahwa ada  tangkapan miras (arak) yang dilakukan yaitu dalam rangka operasi pekat, dimulai pada tanggal 9 Juli 2016.

Menurut Oki Waskito, hal itu dilakukan dalam rangka memberatas penyakit masyarakat, antaranya judi, miras, narkoba dan kos-kosan atau penginapan. Dan ini dilakukan dari Pusat Mabes Polri seluruh jajaran,Polda, Polres, Polsek.

Berapa hari lalu  yang  lalu kita  sudah berasil  mengamankan  prostitusi  di tempat kos-kosan  dan pinginapan  hotel. 6 pasang  bukan  suami istri, kita  berhasil  mengkap  jual minum keras seperti arak dan selain itu kita  aman kan barang buktinya  dan kita porses secara  hukum,  jelas  Kapolres Melawi.

Selama  2 minggu dalam  rangka  bulan suci ramadhan ini dilanjutkan pengamanan  lebaran  idul  fitri, kata  Oki Wasgito, melalui kasat reskerim AKP Suwandi.SH  mengatakan  memang  benar  tangkapan arak   hasil  laporan  dari  masyarakat  dan anggota   kami langsung turun  kelapangan  untuk penyidikkan  apa kah benar informasi tersebut, ternyata benar  ada salah satu perjual minuman  keras  arak ,atas nama  inisial  Ta, kita mengamankan.

Sebanyak 24  kampel pakai bungkusan pastik  sekitar 24 bungkus  di dalam ember alat masak.  Termasuk pemilik  jual minum arak juga diamankan.

Sementara  keterangan dari TA penjual arak, bahwa barang dibeli dari ibu anisial LE (45),  dilokasi tangkapan dusun Gawik Rt.02. Rw.3 Desa Tanjung Niaga  Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi.

Sedangkan barang bukti dengan 24 kampel arak sudah jadi,  12 ember setengah jadi dan sekitar 20 Kg  satu ember serta alat masak  seperti kompor.

LE menjual arak sudah sekitar 2 tahun,  dalam seminggu sekitar  20 liter dan  sebulan kurang lebih 80 liter arak yang udah jadi siap di edar ntuk di Nanga Pinoh.

Untuk 20 liter di jual seharga lima ratus atau empat rasus ribu rupiah setiap minggu, ungkap Kasat Reskerim  AKP Suwandi SH.   pasal 20 4, ayat 1 kuhp. ada juga pasal 91,ayat 1.pasal 120, undang undang republik indonesia. ancaman di atas 5 tahun penjara, pungkas Suwandi. (Jon)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *