Oknum Kades Sungai Limau Diduga Selewengkan Dana Desa, Warga Pertanyakan Progres Laporan ke Polisi


MEMPAWAH,  –  Sejumlah warga Desa Sungai Limau, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, mendatangi Polres Mempawah, Kamis (15/3).

Mereka mempertanyakan tindak lanjut laporan terkait dugaan penyelewengan atau penyalahgunaan ADD dan DD yang dilakukan oleh oknum kepala desa setempat.

Dugaan tersebut, dilaporkan pada November 2017 di Polres Mempawah. Tapi hingga kini kasus tersebut belum ada perkembangan.

Satu diantara warga, Munir Hamid (57) mengatakan, kedatangannya untuk mencari titik terang kejelasan perkembangan kasus ini.

Menurutnya, ada dua Laporan yang dibuat. Yakni penyalahgunaan anggaran pembuatan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan pembangunan Kantor Desa Sungai Limau.
“Pembangunan Pamsimas dengan biaya RP400 juta namun tak bisa dimanfaatkan, yang menggunakan dana desa. Sedangkan pembangunan kantor desa yang saat ini belum rampung dengan dua mata anggaran dari 2015 dan 2017,” jelasnya.

Padahal menurutnya, pada 2015 lalu, berdasarkan informasi Ketua BPD Sungai Limau pembanguann Tahun 2015 dengan biaya Rp175 juta sudah lepas kunci (siap ditempati).

“Namun ternyata di tahun 2017 dianggarkan Rp100 juta lagi dan saat ini kantor desa belum rampung juga,” jelasnya.
Warga berharap, polisi dapat menemukan titik terang atas dugaan kasus ini.
“Karena harapan kita bisa mendapatkan titik terang di Polres Mempawah,” katanya./rls/ar1-LN/.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *