Nus Juansyah : 40 Tanah Bersertifikat Mesti di Clearkan

“ Belasan Warga Sungai Bulan datangi Kantor PT. RJB Minta Penjelasan Masalah yang terjadi di lahan warga.”

Pertemuan warga desa Sungai Bulan dan pihak PT.RJP yangdi hadiri oleh Camat Sungai Raya, Kapolsek Sungai Raya, dan GM (General Manajer) PT RJP di Randayan Jalan Supadio. Rabu (4/03/2015).(foto: virdiansyah-pkp)
Pertemuan warga desa Sungai Bulan dan pihak PT.RJP yangdi hadiri oleh Camat Sungai Raya, Kapolsek Sungai Raya, dan GM (General Manajer) PT RJP di Randayan Jalan Supadio. Rabu (4/03/2015).(foto: virdiansyah-pkp)

KUBU RAYA, POSTKOTA PONTIANAK.COM-Melalui program PPAN ( Program Pembaharuan Agraria Nasional ), anggaran 2008

sekitar 1000 Ha dikerjasamakan kepada PT RJP untuk menginvestasikan modalnya melalui perkebunan sawit, seiring berjalannya waktu Nur Juansyah mengatakan,” mereka mengerjakan punya orang lain bukan kepunyaan tanah yang mempunyai sertefikat, ini yang mau kita clearkan ada sekitar 40 lebih tanah yang bersetifikat yang tidak dikerjakan,” ujarnya di kantor PT RJP Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat.

Hal ini membawa sejumlah warga berkisar belasan orang mendatangi PT. RJP yang bertujuan untuk meminta kejelasan permasalahan yang timbul di daerah Desa Sungai Bulan Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya.

Dalam diskusi yang di hadiri oleh Camat Sungai Raya, Kapolsek Sungai Raya, dan GM (General Manajer) PT RJP di Randayan Jalan Supadio. Rabu (4/03/2015), Sri Sempurno GM PT.RJP mengatakan,”secepatnya kami akan sosialiasikan tentang penggarapan lahan kepada masyarakat,” katanya.

Pihaknya tidak akan menggarap lahan yang tidak ada dokumennya, untuk permintaan kepala Desa Sungai Bulan tentang pekerjaan yang telah dilakukan kami akan mempersiapkan dokumen tersebut.

Masalah perluasan lahan yang dilakukan, Sempurno menjelaskan,” kalau itu untuk plasma sah-sah saja,” jelasnya.

Terkait permintaan masyarakat tentang fasilitas umum di daerah Sungai Bulan,”sudah ada beberapa titik yang kita bantu untuk kedepannya kita minta proposal, apa-apa saja yang diinginkan masyarakat,” terang Sempurno.

Mengenai pembagian hasil pihaknya akan melakukan bertahap,” masyarakat minta setelah tiga tahun dibagi plasmanya ya, saya secara bertahap yang jelas yang diserahkan kepada saya ini itu dikerjakan kalau memang ada tambahan lain ya bisa saja,” pungkasnya.

Musyawarah yang dilakukan PT. RJP dan warga, tapi sangat disayang tidak diikuti pihak agraria dan tata ruang dari BPN Kubu Raya tidak hadir dalam pertemuan tersebut. (VirPKP)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *