Ngaku Wartawan Peras Pengusaha

Pelaku Terancam Hukuman Maksimal 12 Tahun Penjara

2 orang mengaku wartawan peras pengusaha (Ist)
2 orang mengaku wartawan peras pengusaha (Ist)

DEPOK ! PKP – Kapolresta Depok Komisaris Besar Polisi Harry Kurniawan membenarkan, bahwa pihaknya telah menangkap dua pelaku pemerasan atas nama VS (42) dan JS (36). Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku sebagai wartawan untuk menakuti-nakuti dan mengancam korban.

“Jadi pelaku ketika beraksi berpura-pura sebagai customer, kemudian pelaku complain karena mendapati ada binatang serangga atau kelabang dalam popok bayi yang dibeli pelaku,” ujarnya kepada sejumlah pewarta Senin (29/8/2016), di kantornya.

Harry juga menerangkan, bahwa pelaku juga mengancam korban ketika itu diketemukan kelabang dalam popok bayi tersebut akan disebar melalui media massa jika korban tidak memberikan sejumlah uang. Bahkan pelaku awalnya meminta Rp 80 juta, kemudian dinego Rp 50 juta, kemudian turun lagi dan akhirnya disepakati Rp 3 juta untuk di awal.

“Jadi Pelaku dan korban melakukan transaksi di salah satu rumah makan yang berada di wilayah Pancoran Mas. Ketika korban menyerahkan uang, tim kami dari Reskrim langsung menangkap pelaku,” terangnya.

Dia menambahkan, hingga saat ini pihak kepolisian masih terus menyelidiki keaslian media yang diakui pelaku. Sebab pelaku ini mengaku dari media cetak koran.

“Kami juga terus menyelidiki apakah media itu benar-benar ada atau tidak, atau pelaku apa benar bekerja disitu,” ujar Harry.

Harry juga menegaskan, bahwa dalam penangkapan tersebut, disita juga sejumlah barang bukti diantaranya uang Rp 3 juta dan dua buah HP yang digunakan pelaku untuk memeras korban.

“Jadi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara. Kami juga masih terus mencari kemungkinan adanya korban lain,” tandasnya.

Ditempat yang sama, kedua pelaku menolak untuk dimintai keterangan. Bahkan ketika para  awak media hendak mengambil gambarnya keduanya enggan memperlihatkan batang hidungnya.

Namun ketika beberapa saat, dengan marah salahsatu pelaku sempat kesal terhadap awak media yang berhasil mengambil fotonya. “Terimakasih untuk kalian, tega ya,” keluh JS.

Salah satu pelaku yang mengaku wartawan VS, wajahnya sudah tidak asing lagi di kalangan pewarta. Sebab seringkali terlihat di Balaikota Depok dan juga Polresta Depok.(Faldi/Sudrajat)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *