NCW Korwil Timur Kalbar : Usut Kasus Aseng Dengan UU Tipikor

Benny Panjaitan Koordinator NCW Wilayah Timur Kalimantan Barat./ foto : doc PKP
Benny Panjaitan Koordinator NCW Wilayah Timur Kalimantan Barat./ foto : doc PKP

PONTIANAKA-PostKotaPontianak.com !! Proses hukum terhadap terpidana Sudianto Lim alias Aseng yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Sintang dengan menghukum terpidana dengan putusan 3 bulan penjara dan denda Rp 25 juta dinilai keadilan hukum tidak ada. “Aseng itu telah merugikan negara milyaran dengan aktifitas ilegal loging yang ia lakukan. Jadi saya menduga putusan PN Sintang itu jauh dari rasa keadilan,” ujar Benny Panjaitan Koordinator Wilayah Timur Kalbar Nusantara Corruption Watch (NCW)

Dengan menggelapkan setoran Pembayaran Dana Reboisasi dan Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH), seharusnya Aseng tidak dituntut dengan pidana umum. “Unsur kerugian negara telah terpenuhi maka kita minta diusut dengan UU Tipikor,” tegas dia.

Atas dasar inilah NCW melaporkan kasus ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi. “Saya telah mengirim surat ke KPK RI dengan Nomor 01/KWT/NCW/KB/I/2016 tanggal 4 Januari lalu,” imbuhnya.

Dijelaskan sebenarnya kasus ini juga telah menjadi perhatian khusus dari kejakaan agung RI. “Jampidum telah menyurati Kejaksaan Tinggi Kalbar dengan penegasan agar ada tindak lanjut proses hukum dan manipulasi PSDH-DR, illegal logging dan pembabatan hutan dengan tersangka Aseng” imbuhnya.

Surat bernomor B -533/E/EUh.3/3/2015 ) lalu yang ditandatangi oleh Amri Sata, SH.MH Dir Pidum. Sehingga dengan alasan yang saya kemukaan tadi agar kasud agar diambil alih oleh KPK RI./red PKP/To

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *