Naga Sinar Ultra Violet Meriahkan Cap Go Meh Pontianak

Pawai Naga Dalam Perayaan Cap Go Meh Kota Pontianak, Dipadati Pengunjung. / foto : Hendri Wjs
Pawai Naga Dalam Perayaan Cap Go Meh Kota Pontianak, Dipadati Pengunjung. / foto : Hendri Wjs

Reporter : Devi Lahendra

PONTIANAK – Postkotapontianak.com !! Dengan menggunakan sinar ultra violet Naga Langit sebutan untuk replikan naga yang panjangnya mencapai 100 meter, dibuat oleh Chung Ciung On alias A Bong, siap menyala di malam hari pada perayaan Cap Go Meh 2567, di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Replika naga terpanjang berasal dari Sungai Pinyu, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat itu dibuat di Jakarta menggunakan rangka fiber diselimuti kain parasut dan dengan cat khusus sehingga dapat memantulkan cahaya. Selain itu juga terdapat 12 replika naga lainnya yang berasal dari berbagai yayasan, perkumpulan maupun dari pemadam kebakaran yang ada di Kota Pontianak.

Gubernur Kalimantan Barat, Drs Cornelis, MH dalam sambutannya menegaskan jangan dijadikan perbedaan sebagai jalan untuk perpecahan, namun perbedaan suatu keragaman yang berbhineka, yang harus dipertahankan keutuhannya dalam bingkai bekersamaan.

Seperti perayaan Cap Go Meh tahun ini, lanjut Cornelis mengatakan kita bersama-sama membaur, bergandengan tangan menjaga keharmonisan, saling mendukung setiap kebudayaan dari suku yang ada di Kalimantan Barat.

“Jadi walaupun kita berbeda-beda tapi kita bisa berdiri tegak membangun Kalimantan Barat dalam kerukunan. Jadi semua itu wajib kita syukur atas kebersamaan kita ini. Kalbar aman, Kalbar damai maka masyarakatnya sejahtera, ” ucap Cornelis, Senin (22/2/16).

Wakil Ketua MPR RI, DR. Oesman Sapta Odang atau yang akrab disapa OSO dinobatkan untuk membuka perhelatan Cap Go Meh sekaligus melepas pawai replika naga di Kota Pontianak. Dalam kesempatan itu, OSO berpesan masyarakat Kalimantan Barat harus bersatu dalam keseragaman, sehingga tidak tergerus oleh aliran radikal yang akan merusak mental serta kesatuan NKRI.

“Hari ini kita lihat bersama di Kota Pontianak ini, semua kita membaur menjadi satu tanpa ada perbedaan suku maupun kelompok, kite semua saudara, kita semua rakyat Kalimantan Barat yang cinta akan kebersamaan dan cinta tanah air, ” tukas OSO./*

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *