Aroma “Penyimpangan” Proyek Kapur-Kumpai Tercium

PPK dan Konsultan Beda Persepsi

Reporter : Devi Lahendra

KUBU RAYA ! POSTKOTAPONTINAK.COM-Proyek Peningkatan Jalan Kapur-Kumpai yang menelan anggaran senilai Rp. 8,4 milyar mulai tercium dugaan penyimpangan.

Lokasi pekerjjaan proyek. (foto : dok devi-pkp)
Lokasi pekerjjaan proyek. (foto : dok devi-pkp)

Dugaan ini muncul saat proyek yang dibiayai APBD Kabupaten Kubu Raya Tahun 2015 ini mulai dilaksanaakan oleh pihak kontraktor.

Tatkala dikonfirmasi antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Bina Marga Kubu Raya dan pihak konsultan saling bertentaangan.

Erwin Sakato selaku PPK menjelaskan paket proyek pelebaran Jalan Kapur-Kumpai yang dikerjakan PT. ASM dengan melihat struktur tanah yang labil harus menggunaakan cerucuk.

“ Untuk yang pelebaran kita pakai cerucuk, namun perlu dilihat juga struktur taanahnya. Kalau tanahnya sudah keras tidak perlu dicerucuk, sedangkan jika masih lembut kita pakai cerucuk bang,” ujar Erwin kepada sejumlah wartawan beberapa waktu lalu.

Mengapa dilokasi yang keras tidak menggunakan cerucuk ?. Dijelaskan PPK bahwa cerucuk akan

Proyek Rp.8,4 milyar yang dikerjakan PT. ASM./ foto dok :devi-pkp/
Proyek Rp.8,4 milyar yang dikerjakan PT. ASM./ foto dok :devi-pkp/

patah karena untuk menancapkannya menggunakan alat berat. “ Jadi kalau lokasi tanahnya sudah keras jika dipaksakan akan patah,” jelasnya.

Ditempat terpisah Irwansyah selaku konsultan mengatakan untuk tanah antara batas Kota Pontianak – Kubu Raya sampai pada perempatan tol 2 memiliki struktur tanah yang sudah cukup keras. Maka untuk pelebaran jalan yang kerjakan oleh PT. Ariesta Sukses Makmur, pada lokasi tersebut tidak menggunakan cerucuk pasalnya sudah sesuai dengan daya dukung tanahnya sudah tinggi.

“Jadi dilokasi tersebut kita dapatkan ada proteksi pasangan batu, jadi dari itulah yang akan menaikkan stabilitas daya dukung tanah itu sendiri. Karena disitu sudah ada pengerasan pada pengerjaan yang terdahulu, dan tanahnya sudah keras jadi tidak perlu lagi untuk pakai cerucuk, “

Saat konfirmasi dengan pihak kontraktor PT.ASM./foto dok : devi-pkp/
Saat konfirmasi dengan pihak kontraktor PT.ASM./foto dok : devi-pkp/

ucap Irwansyah pada sejumlah wartawan, Rabu (2/9/2015).

Lebih lanjut dikatakan Irwansyah, untuk struktur tanah dilokasi itu sudah tidak butuh lagi untuk dikuatkan dengan cerucuk, dan untuk kedalaman galian juga sesuai dengan tinggi jalan.

“Untuk dalamnya galian kita hanya 30 cm saja, dan kedalaman galian itu memang hanya setinggi jalan, “ tukasnya mengakhiri./*

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *