Muspika Sekadau Hilir Datangi Pemilik Lahan

Upaya pen Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan di Sekadau

TINJAU LOKASI: Muspika Sekadau Hilir meninjau lokasi lahan milik warga yang telah ditebang di Desa Mungguk. Setelah meninjau lokasi, Muspika mendatangi pemilik lahan untuk diberikan pengarahan agar tak membakar lahannya sekaligus./ foto : Mus Musin
TINJAU LOKASI: Muspika Sekadau Hilir meninjau lokasi lahan milik warga yang telah ditebang di Desa Mungguk. Setelah meninjau lokasi, Muspika mendatangi pemilik lahan untuk diberikan pengarahan agar tak membakar lahannya sekaligus./ foto : Mus Musin

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! SEKADAU – Tak ingin kembali terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Muspika Sekadau Hilir menggelar pertemuan dengan Kepala Desa dan Kepala Dusun se Kecamatan agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan di aula Kantor Camat Sekadau Hilir, pada Jumat (15/7). Tak hanya memberikan sosialasi di ruangan saja, Muspika juga langsung menuju lokasi lahan milik warga yang telah ditebang dan mendatangi warga tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Sekadau Hilir yang diwakili Sekcam, Kapolsek Sekadau Hilir, Danramil Sekadau Hilir, Kepala Desa dan Kepala Dusun se Kecamatan Sekadau Hilir.

Kapolsek Sekadau Hilir AKP Muhadi menuturkan, agar kades dan kadus mengumpulkan ketua RT dan masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Hal ini juga, kata dia, agar masyarakat tidak terjerat ataupun melanggar hukum yang dapat merugikan diri sendiri.

“Tentu akan dilakukan tindakan tegas bila ada masyarakat yang membakar lahan yang mengakibatkan kerugian bagi orang lain yang telah diatur oleh Undang-Undang,” ujarnya.

Untuk itu, ia juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar bersama-sama menjaga agar tidak terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Terlebih, saat ini Sekadau siaga karhutla.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sekadau, Edy Prasetyo meminta kepada seluruh lapisan masyarakat agar bersama-sama ikut serta mencegah terjadinya karhutla. Sebab, jika terjadi pembakaran dapat terdeteksi hotspot yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain karena asap yang ditimbulkan oleh karhutla.

“Diharapkan pada tahun ini langit biru tidak ada kabut asap yang tebal lagi. Kami dari BPBD telah menyiapkan anggota untuk membantu jika ada karhutla,” ujarnya. (Mus)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *