MUI Ingatkan Tak Tergiur Promo Umroh Murah

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) H Ramansyah./dok:SJP/SN
Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) H Ramansyah./dok:SJP/SN

TANJUNGPANDAN – Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) H Ramansyah, mengingatkan masyarakat Belitung jangan mudah tergiur dengan promo-promo travel yang menawarkan paket umroh dengan harga murah.

Hal tersebut, disampaikan menanggapi kasus terkatung-katungnya keberangkatan 98 Calon Jamaah Umroh di Belitung dan Beltim, beberapa hari lalu.H Ramansyah mengaku prihatin dengan adanya peristiwa ini. Menurutnya, kejadian seperti ini tidak perlu terjadi di Belitung. Selama di Belitung, dia baru pertama kali mendengar adanya berita calon jamaah umroh yang terkatung-katung.”Peristiwa seperti ini, seharusnya tidak perlu terjadi di Belitung. Kasihan mereka yang menjadi korbannya,” ujar H Ramansyah kepada Media ini, Jumat (27/3) kemarin.

Karena itu, ia menegaskan kepada pemilik travel agar menepati janjinya kepada calon jamaah yang gagal berangkat. Kalaupun pihak travel tidak dapat memberangkatkan mereka, H Rusli harus mengembalikan uang calon jamaah. “Kalau bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan, tidak perlu harus lapor ke polisi. Intinya, pemilik travel harus menepati janjinya. Kalau memang tidak bisa, ya harus dikembalikan uangnya,” katanya.

H Ramansyah juga mendukung sikap Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara, yang menyatakan siap menindaklanjuti kasus ini, jika ada korban yang melapor. Sementara itu, tindakan MUI beserta pemerintah, akan memanggi pemilik travel dalam waktu dekat ini.

“Insya allah tanggal (30/3) mendatang, kami beserta bupati, memangil pemilik travel terkait masalah ini. Nanti kita akan tanyakan tentang nasib calon jamaah yang gagal berangkat. Saya berharap, pemilik travel datang memenuhi undangan kami,” tuturnya.

H Ramansyah menghimbau kepada masyarakat, khususnya warga Belitung agar tidak memaksakan diri berangkat umroh, jika tidak memiliki bekal yang cukup. “Jangan hanya ada promo-promo yang mengiurkan, lalu mereka tergoda dengan iklan-iklan tersebut,” himbaunya.

Menurut H Ramansyah, jika calon jamaah hendak pergi umroh, setidaknya harus menyiapkan uang kurang lebih sebanyak Rp 50 juta. “Harga untuk berangkat umroh yang ideal, itu minimal Rp 30 juta. Jadi kalau ada, agen-agen yang menawarkan harga di bawah Rp 30 juta, apalagi Rp 20 juta itu harus di waspadai,” pungkasnya.

Sementara itu, pantauan Belitong Ekspres di SPKT (Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polres Belitung, tidak nampak adanya calon jamaah yang hendak melapor. Menurut salah satu anggota Polisi yang piket mengatakan, hingga kini belum ada satupun orang yang melapor.(Ans)/SJP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *