Muhammad Idris : Terus Tradisikan Gebyar Sejuta Maulid

Gebyar sejuta Maulid./Ist
Gebyar sejuta Maulid./Ist

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! Kota Depok -Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada 12 Desember 2016, sekaligus Pemerintah Kota Depok, kibarkan sebagai Kota Gebyar Sejuta Maulid. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan Minggu malam (11/12), di Masjid Agung Balaikota Depok, Jabar.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengungkapkan, bahwa kelahiran Nabi besar Muhammad Saw yang jatuh pada 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Sudah pasti diperingati seluruh warga Muslim. Hal ini merupakan bukti Depok merupakan kota yang sangat mencintai dan menjadikan Muhammad sebagai tauladan.

“Jadi, kegiatan ini dilaksanakan lebih kepada memaknai pada salah satu bentuk arti dari religiusitas yaitu masyarakat lebih dekat dengan agamanya,” ungkapnya.

Menurutnya, bahwa Pemkot ingin kebersamaan dan gema maulid ini bisa dirasakan oleh masyarakat Kota Depok. Untuk itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dilaksanakan serentak di 63 masjid di seluruh kelurahan di Kota depok.

“Jadi kalau sebelumnya tetap merayakan namun waktunya berbeda-beda, pada tahun ini kami ingin serentak. Tujuannya untuk membuktikan bahwa kita bisa melakukan sesuatu dalam kebersamaan atau lebih kepada silaturahim,” tutur Idris.

Idris menerangkan, bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw ini khususnya bagi umat Islam bukan sebagai pelaksanaan seremonial dan hura-hura belaka. Namun, lebih kepada substansinya yaitu bagaimana bisa meneladani sifat dan sikap nabi, serta mengisi kerukunan kebersamaan umat di Kota Depok.

“Artinya, banyaknya peringatan maulid di Depok merupakan bentuk karakter masyarakat Kota Depok yang meneladani nabi besar kita, diharapkan itu bisa menjadi fondasi yang baik bagi Kota Depok,” terangnya.

Idris mengingatkan, bahwa pihaknya juga berkeinginan tetap mempertahankan julukan Kota Depok sebagai Kota Sejuta Maulid. Sebab hampir 80 persen masyarakat Depok selalu merayakan Maulid Nabi. Karena itu, Pemkot Depok mentradisikan setiap tahunnya dengan merayakan Gebyar Sejuta Maulid

“Bahkan juga, masyarakat sering melaksanakan peringatan maulid dengan waktu dan tempat yang berbeda di tiap wilayah, maka dari itu kami ingin tradisi ini dipertahankan,” imbuh orang nomor satu di Kota Depok itu.

Ditempat yang sama, salah satu warga Kecamatan Beji, Syaiful RM membenarkan, bahwa pelaksanaan kegiatan “Sejuta Maulid” tersebut berpusat di Masjid Agung Balai Kota Depok dan juga digelar di 63 Masjid di Kota Depok. Karena ternyata kegiatan tersebut berlangsung sangat religius.

“Sebab terlihat dengan dihadiri warga se-Kota Depok, selain itu juga dilaksanakan interaksi dengan 11 Masjid di tiap kecamatan melalui video conference agar setiap wilayah dapat melihat kemeriahan di masing-masing tempat,” ujarnya.(Faldi/Sudrajat)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *