Mobil Truk pengangkut “SAWIT NYEBUR” Ke Sungai Kapuas

(Foto : Mus/ Truk bawa sawit masuk sungai)
(Foto : Mus/ Truk bawa sawit masuk sungai)

SEKADAU ! POSTKOTAPONTIANAK.COM – Sugayak Desa Sungai asam sebuah truck bernomor polisi KB 9853J yang mengangkut buah kelapa sawit nyebur ke sungai di dermaga penyeberangan Sungai asam Sunyat kecamatan Belitang Hilir Sungai Ayak  pada pagi jum’at  sekitar jam 09.00 wib (18/11).

Truck yang bermuatan kurang lebih 5 ton buah sawit tersebut yang di kemudikan Husen (35) mengangkut buah sawit dari Batu Buil kabupaten Melawi dan hendak di angkut ke pabrik PT. LG kecamatan Belitang Hilir.

Pada Saat berangkat dari Batu Buil pada pukul 05.30 wib hingga datang ke penyeberangan Sungai Asam – Sunyat bahkan hingga naik ke atas ponton penyeberangan  mobil  dalam keadaan normal dan tidak ada tanda- tanda kalau mobil mengalami kerusakan serius karena keadaan mobil ini masih 80%,  tutur Husen sang supir, saat di temui awak media di tempat kejadian.

Namun Husen melanjutkan ketika pada saat turun dari ponton di Sunyat saya merasakan Sap lintang belakang teresa retak pada saat tanjakan setelah turun dari ponton dan saya pun tidak berani untuk memaksakan mobil sampai ke jalan yang rata karena saya takut mobil tumbang dan menimpa mobil yang lain,  karena di sekitar penyeberangan Sunyat  mobil sangat padat, dan saya memilih berhenti di tanjakan.

Namun mobil yang masih berada di dalam ponton yang belum bisa  turun terpaksa di alihkan sang kapten kapal yang menarik ponton dari sebelah hilir yang tempat nya sama cuman agak jarak sekitar sepuluh meter dari tempat turunan pertama, papar Husen.

Husen melanjutkan namun setelah Truck yang saya kemudikan berhenti dan di ganjal, dan saya mencoba membuka baot ban belakang tiba tiba bunyi praaakk ternyata sap lintang belakang mobil patah total sehingga rem tangan tidak berfungsi maka sesuatu yang sangat tidak di duga terjadi dan truck pun mundur dan masuk ke sungai  tanpa penghalang hingga hampir ke 15 m dari bibir pantai ungkap”Husen dengan sedikit rasa masih gemetar.

Dalam kejadian tersebut untung saja tidak ada memakan korban jiwa, namun Husen sang supir masih nampak trauma  dengan kejadian tersebut karena kalau Husen masih dalam mobil truck pada saat mundur hingga tenggelam entah apa yang terjadi tutur teman seiringan konvohi dari Batu Buil. (Mus)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *