Mobil Anggota Dewan Dipakai Rajia ???

Reporter : Devi Lahendra
PONTIANAK – PostKotaPontianak.com !! Dugaan tertangkapnya salah seorang oknum Anggota DPRD Kota Pontianak yang berinisial AR dalam rajia rumah kos dan tempat penginapan di wilayah Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, hingga saat ini masih menyisakan kerancuan.

Foto : Ilustrasi
Foto : Ilustrasi

Pasalnya saat ditemui di Sekretariat DPRD Kota Pontianak, pada Postkotapontianak.com AR membantah telah terjaring rajia bersama pasangan wanita, saat rajia gabungan Polsek Pontianak Selatan, Koramil dan Kecamatan Pontianak Selatan  pada 9 Maret (Rabu -red) pekan lalu.

“Tidak benar kalau ada yang menyebutkan saya terjaring rajia. Perlu saya perjelas saat itu saya sedang makan yang memang tidak jauh dari lokasi rajia. Dan saya memang sering makan disitu, saya rasa itu cuma isu dan itu isu yang tidak benar, ” ucap AR dengan santai pada wartawan, Senin (14/3/16).

Dikatakan AR, pada malam selepas dilakukannya rajia, dirinya datang ke Polsek Pontianak Selatan untuk mengambil kendaraan mobil Inova miliknya, namun ia menegaskan kedatangannya hanya untuk mengambil mobil dan tidak ada kaitan dengan rajia.

“Pada malam itu mobil saya dipinjam oleh Polsek Pontianak Selatan untuk mengangkut pasangan yang terjaring rajia, jadi bukan saya yang terjaring tapi mobil saya dipinjam. Ya mungkin pada saat saya ambil mobil di Polsek, jadi teman-teman kira saya yang terjaring rajia, ” tuturnya.

*Kapolsek Pontianak Selatan Bantah

Ditempat terpisah, Kapolsek Pontianak Selatan AKP. Kartyana dengan tegas membantah telah menggunakan maupun meminjam kendaraan AR untuk dipergunakan pada saat melaksanakan rajia gabungan pada 9 Maret (Rabu-red) pekan lalu.

“Yang jelas pada saat rajia kita menggunakan mobil patroli untuk mengangkut pasangan yang terjaring, jadi tidak benar kalau dikatakan kita meminjam mobil kepihak lain untuk kegiatan operasi kita, apalagi mobil anggota dewan, ” tegas Kartyana pada Postkotapontianak.com saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (15/3/16).

Namun pada saat rajia, lanjut Kartyana mengatakan dirinya tidak bisa memastikan ada atau tidaknya anggota dewan yang terjaring, namun semua pasangan diangkut dan di data.

“Untuk oknum dewan yang terjaring, sampai saat ini masih kita dalami. Karena kita ketahui untuk di identitas tidak menjelaskan seseorang sebagai anggota dewan atau tidak. Dan rajia malam itu langsung kita selesaikan di Polsek, karena saat itu hari libur tanggal merah dan tidak bisa untuk dilakukan sidang Tipiring di Pengadilan Negeri, ” katanya.

Menurutnya, selain mengamankan pasangan yang tidak memiliki surat nikah namun kedapatan berduaan di dalam kamar, juga diamankan beberapa kendaraan miliki pasangan yang terjaring baik itu kendaraan mobil maupun motor.

“Saya ulangi lagi pada intinya kita tidak ada pinjam mobil yang bersangkutan (AR-red) untuk membawa pasangan yang terjaring. Karena saat rajia kita menggunakan mobil patroli, ” tukas Kartyana./*

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *