Minim Pembeli, Pedagang Pasar Parit Besar Merugi

POSTKOTAPONTIANAK.COM

(Pontianak) – Pedagang pasar kembali mengeluhkan sepinya pembeli di kawasan pasar Parit Besar Kota Pontianak pada Senin (1/5/2017) siang.

Menurut salah satu pedagang Pasar Parit Besar Syarifuddin menjelasankan pada saat hari libur atau tanggal merah tidak ada bedanya dengan hari biasa, karena tetap sepi pembeli.

Dalam hal ini, para pedagang tentunya akan merasa rugi, karena harus membeli BBM, untuk pergi berjualan dari rumah, dan barang-barang yang tidak tahan lama tentunya tidak bisa di jual kembali, akhirnya para pedagangpun merugi.

“Jika menjual barang-barang yang tahan lama masih tahan tapi tepi tidak laku-laku, akhirnya juga tidak akan bertahan,” ujar dia.

Ditambahkan salah satu pedagang Makanan dan Minuman Fatma mengungkapkan keluhannya, kondisi saat ini semakin menyiksa para pedagang, karena banyaknya biaya yang harus dibayarkan saat toko dibuka.

“Kita tidak mungkin menjual dengan harga yang sama seperti diluar, karena dominan para pelanggan saya adalah para pedagang disini. Mereka banyak tidak laku, jadi saya juga harus menjual dibawah harga umum. Seperti Teh es Rp tiga ribu, jadi Rp. 2 ribu,” ungkap dia.

(Viky)

Foto Suasana di Pasar Parit Besar / Viky / POSTKOTAPONTIANAK.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *