Merasa di Tipu Endang Lapor Polisi

Bayar 8 Ribu, dijanjikan jadi wartawan kartu pers dan surat tugas tidak ada

SAMBAS, POSTKOTA PONTIANAK.COMEndang Karmudi Yansyah S.Pd, awalnya diminta jadi wartawan salah satu Tabloid Nasional oleh oknum wartawan TPK Hasan Basri Kabiro Kalbar, namun Endang menolak bergabung, selang satu bulan Endang pun masih diminta

Endang Karmudi Yansyah S.Pd, tunjukan bukti surat laporan polisi.(foto;Luxman pkp)luk
Endang Karmudi Yansyah S.Pd, tunjukan bukti surat laporan polisi.(foto;Luxman pkp)luk

Hasan Basri bergabung dan diharuskan membayar uang Kartu Pers dan Surat tugas Rp,450.000. Namun permintaan yang kedua ini ditolak pula oleh Endang, demikian tuturnya pada, “PostKota Pontianak.com”.

Namun pada peretemuan yang ketiga yakni pada tanggal 5 Nopember 2014 Endang , akhirnya tak kuasa menolak bahkan Endang diharuskan menyetor uang sebagai pembayaran pembuatan Kartu Pers dan Surat Tugas sebesar Rp.800.000, di salah satu warung kopi tak jauh dari Kantor Imigrasi Sambas dilakukanlah pembayaran tersebut dengan janji dalam waktu satu bulan Kartu Pers dan Surat Tugas sudah diterima oleh saudara Endang.

Namun lacur, bagaikan pungguk merindukan rembulan atau bak Lebai Malang, janji tinggal janji, barang yang diinginkan tak kunjung diterima bahkan sudah delapan bulan sampai dengan berita ini diterbitkan, Hasan Basri, tidak ada kabar, terang Endang lesu.

Untuk meluapkan kekesalannya karena merasa ditipu maka Endangpun melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Sambas dengan Surat bukti laporan No.STTR/15/III/2015/KALBAR/Res Sbs.Tgl.03 Maret 2015, tegas Endang sambil melihatkan bukti laporanya pada “Postkotapontianak.com”.(Lukman Hakim)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *