Masyarakat Dayak Harus Maju, Menjadi Pemain Bukan Penonton

Reporter : Devi Lahendra

Replika Rumah Adat Dayak, Rumah Radakng. / foto : Devi L/Postkotapontianak.com
Replika Rumah Adat Dayak, Rumah Radakng. / foto : Devi L/Postkotapontianak.com

POSTKOTAPONTIANAK.COM — PONTIANAK !! Eksistensi Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) dalam kiprahnya membangun bangsa, yang tidak dapat diukur dengan kontribusi tertentu, karena MADN selalu bergerak dan berada di depan masyarakat Dayak.

Demikian disampaikan oleh Ketua Majelis Pertimbangan MADN, DR Agustin Teras Narang, ditemui di salah satu hotel di Pontianak, Kalimantan Barat, disela-sela Rakernas MADN, Kamis (8/4/16).

“Saya rasa saat ini kita masih terus berjuang karena tidak sedikit masyarakat dayak yang masih belum mendapat sentuhan pendidikan, kesehatan serta hak-hak adat yang masih terabaikan, ” paparnya.

Menurutnya, diera kemajuan jaman masyarakat Dayak harus maju dan tidak boleh menjadi terbelakang, tidak hanya menjadi penonton ditanah leluhur mereka sendiri. Namun harus mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

“Masyarakat adat harus jadi ini menjadi pemain bukan penonton dan tanah  Borneo  miliknya masyarakat Dayak, yang harus dibangun serta dijaga oleh masyarakat Dayak, ” tukasnya./

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *