Masjid JAMI’ AT-TAQWA Peninggalan Sejarah

Masjid Jami' At-Taqwa./mus
Masjid Jami’ At-Taqwa./mus

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! SEKADAU-Dijaman raja Sekadau pada waktu pemerintah raja yang bernama Gusti Anom berdirilah “Masjid Jami Al Taqwa” yang sangat memgagah dan kokoh sehingga sampai saat ini masih ada.

Diperkirakan pada tahun 1804 Masjid tersebut dibuat, jika di taksir sekitar dua ratus tahun lebih umurnya.

Uniknya masjid ini kubah Masjid megunakan tempayan terbalik.

Menurut Abang Baharuddin dan kakek Masdat, itu mempunyai maknanya. Tempayan terbalik diatas kubvah masjid artinya, berhenti minum alkohol jenis tuak sehabis panen, makanya melambangkan “Kubah Tempayan Terbalik”, ujarnya pada kru ‘postkotapontianak.com’.

Pada waktu Pemerintah raja Gusti Anom, masjid ini bukan hanya untuk tempat beribadah, tetapi digunakan para tokoh pejuang Sekadau untuk melawan panjajahan.

Jika dilihat letak bangunan masjid begitu strategis, kita dapat memantau dari arah depan Masjid jelas terlihat pandangan ke arah sungai Kapuas kapal dari arah hilir yang datang mau menuju ke daerah hulu.

Selain kubahnya, depan juga punya arti tersendiri, tutur Kakek Masdat. Bahkan kepercayaan warga setempat, masjid ini keramat.

Cerite sang Kakek Masdat, pernah anak-anak bermain menganngu kubah masjid tak berapa lama badan si anak tersebut langsung meriang ( demam).

Masjid ini merupakan saksi bisu, fenomena sejarah Islam di Bumi Lawang Kuari.

Selain itu, Masjid ini juga menjadi kebanggan masyarakat Sekadau karena salah satu bangunan bersejarah yang masih kokoh tegak berdiri seolah-olah tidak termakan waktu./mus

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *