Lomba Kebut Gunung Gede Pangranggo, Kembali diadakan Kwarnas Gerakan Pramuka dan Vanaprastha

Lomba Kebut Gunung di Gede Pangranggo, Kembali diadakan Kwarnas Gerakan Pramuka dan Vanaprastha./ foto dok Kwarnaas
Lomba Kebut Gunung di Gede Pangranggo, Kembali diadakan Kwarnas Gerakan Pramuka dan Vanaprastha./ foto dok Kwarnas

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! Kwartir Nasional Gerakan Pramuka bersama komunitas pecinta alam dan lingkungan Vanaprastha, kembali mengadakan Lomba Kebut Gunung, di Gunung Gede Pangranggo, Jawa Barat, Sabtu (17/12). Lomba ini diikuti sebanyak 220 peserta dari seluruh Indonesia yang terbagi menjadi 55 tim, dengan masing-masing tim beranggotakan empat orang.

Kak Adhyaksa Dault selaku Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka dan juga Ketua Pembina Vanaprastha mengatakan, lomba ini bertujuan untuk mempromosikan Indonesia dengan mendaki gunung dan cinta lingkungan. Menurutnya lagi, generasi muda harus bisa menjaga kelestarian alam, karena kenikmatan terbesar yang Tuhan berikan setelah keimanan adalah Tanah Air Indonesia.

“Mari kita promosikan Indonesia seperti dengan cinta alam dan lingkungan. Jangan coret-coret, kalau ada sampah dibawa ke bawah, abadikan keindahan Indonesia ini dengan hp dan kamera, bagikan di media sosial,” kata Kak Adhyaksa saat memberikan arahan kepada peserta, pada Sabtu (17/12)

Ketua Panitia Kegiatan, Kak Fani Gunawan dalam sambutannya mengatakan, kegiatan yang diikuti oleh 55 tim ini tidak hanya Lomba Kebut Gunung. Dan, juga ada kegiatan bersih-bersih sampah gunung dan aksi tanam pohon oleh Pramuka, anggota Vanaprastha dan masyarakat umum yang juga jadi peserta dalam kegiatan tersebut.

Sebelum aksi tanam pohon, ada penyerahan bibit pohon secara simbolis dari Gerakan Pramuka Kwarcab Cianjur kepada Ketua Kwarnas. “Saya sebagai Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka menerima ini ya adik-adik. Ini pohon untuk ditanam di kaki Gunung Gede,” ungkap Kak Adhyaksa.

Ia juga bercerita bagaimana kondisi di lokasi. “Dulu, di sekitar sini masih banyak pohon cemara, sekarang sudah habis. Dulu tahun 1983, kalian sudah lahir belum? Dulu masih banyak pohon di sekitar sini, sekarang sudah tidak ada,” ungkapnya.

“Karena sekarang sudah tandus di sini, ya sebagai anak-anak Pramuka kalian harus bisa mencintai lingkungan. Mari kita tanam semua, kita tanam dengan membaca bismilah. Ayo kita tanam pohon,” ajaknya.

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan dialog interaktif dan bakti sosial. Kegiatannya dikemas secara komprehensif mengikuti dinamika kawula muda dengan acara pendukung musik dan hiburan.

Sekedar diketahui, Vanaprastha adalah wadah komunitas pecinta alam dan lingkungan yang bertujuan mempromosikan Indonesia di dunia internasional. Hal itu diwujudkan anggota Vanaprasta dengan cara mendaki berbagai puncak tertinggi di dunia sekaligus mempromosikan gunung-gunung di Indonesia.

Gagasan promosikan Indonesia di internasional ini sejalan dengan gagasan Pramuka. Dalam beberapa kesempatan, Kak Adhyaksa juga berpesan kepada anggota Pramuka untuk tidak malu sebagai putra-putri Indonesia dan tunjukkan kelebihan Indonesia di internasional./KGP/(abePKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *