Link-AR Borneo : Gelar Identifikasi Pelanggaran HAM di Sintang

POSTKOTAPONTIANAK.COM, SINTANG- Link-AR Borneo  bekerjasama dengan AGRA menggelar worshop identifikasi pelanggaran Hak Asasi

Saat kegiatan  worshop identifikasi pelanggaran Hak Asasi Manusia di perkebunan sawit.(wj)
Saat kegiatan worshop identifikasi pelanggaran Hak Asasi Manusia di perkebunan sawit.(wj)

Manusia di perkebunan sawit skala besar kepada masyarakat Tani dan MA, Selasa, 10 Maret 2015.

Link-Ar Borneo merupakan salah satu lembaga yang memiliki fokus kerja dalam melakukan monitoring terhadap kepatuhan dan pelanggaran korporasi investasi berbasis hutan dan lahan (perkebunan skala besar) serta penguatan masyarakat komunitas adat.

Dalam pertemuan tersebut dilakukan penguatan dalam konteks peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengetahuan terhadap penerapan prinsip-prinsip FPIC serta kebijakkan RSPO.

Dimana kegiatan tersabut dilaksanakan di Wisata Rohani Bukit Kelam Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang tersebut dihadiri perwakilan warga dari Kecamatan Sungai Tebelian, Dedai, Kayan Hilir, Kayan Hulu, Ketungau Tengah, Kelam Permai serta Sintang, yang mana persoalan hampir sama, yakni kurangnya keterbukaan Informasi dari pihak perusahaan yang bekerjasama dengan pihak Pemda Sintang dengan hadirnya investasi skala besar.

Persoalan yang dialami oleh masyarakat Sintang hari ini hampir sama, yakni masuknya perusahaan, dengan dalih SK Bupati, Perusahaan menipu Rakyat ada peraturan yang dibuat, namun diabaikan saja oleh sebagian besar perusahaan di Bumi Senentang tersebut.(wj)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *