LELONG DISERBU WARGA SEBELUM ACARA ROBO-ROBO DIMULAI

MEMPAWAH  – Seluruh lapak yang disediakan oleh Panitia Robo-Robo Kuala Mempawah tahun 2017’ini dipenuhi oleh penjual pakaian Lelong.

Pembukaan pelaksanaan robo-robo ini akan dimulai pada tanggal 15 Nopember 2017. Tapi belum dimulainya acara pembukaan, pakaian lelong sudah diserbu olah warga. Dengan sangat antusiasnya warga hingga berebutan dalam memilih pakaian, apalagi dibarengi oleh harga yang miring dan terjangkau dikocek.

Dengan berbagai macam barang yang dijual mulai dari Baju, celana hingga Sepatu. Bahkan pedangan yang memanfaatkan barang bekas yang masih layak dipakai dan memliki kualitas baik tersebut ada yang menjual tas serta boneka.

Lapak dan kios yang sudah diisi pedagang mulai beberapa hari lalu sudah mulai diserbu warga dari berbagai daerah. Bukan hanya dari kawasan Mempawah bahkan dari Pontianak yang sedang berlibur maupun melintasi daerah tersebut singgah untuk mencari dan mengincar pakaian bekas tersebut.

Mariana (19) Mahasiswa Asal Pontianak yang tinggal di Parit Pangeran Pontianak Utara yang sengaja datang ke Mempawah hanya sekedar untuk melihat dan mencari Lelong. “Memang di Pontianak juga ada tapi inikan moment tahunan jadi sekalian jalan-jalan kerumah keluarga di Mempawah dan tahu ada banyak lelong siapa tahu ada yang bagus ya dibeli,” ungkap Mariana

Menurutnya pedagang yang menjual lelong di kios-kios yang ada dikawasan Kuala Mempawah pada moment acara robo-robo hanya dapat dijumpai sekali dalam setahun sehingga pastinya terdapat kualitas yang bagus yang dijual oleh para pedagang.

“Lumayan saya dapat baju kemeja, kayaknya masih belum dipakai dan seperti cuci gudang, serta sepatu sport yang layak dapat digunakan dengan merek yang bagus untuk dipake kuliah. Jadi gak kalah saing dengan barang-barang baru,” katanya.

Dengan adanya even budaya ini juga menguntungkan bagi para penjual lelong, dimana dapat meraup keuntungan juga bisa memeriahkan acara robo-robo.

Halijah (33) Pedagang Lelong dari kota tebas saat dihampiri mengatakan, kami kalo ada acara robo-robo ini bisa menghasilkan lumayan dari hasil biasanya kami jual, apalagi orang yang datang tidak hanya dari kota mempawah tetapi ada juga dari luar seperti pontianak, singkawang, bengkayang, landak, sambas dan kubu raya.

“kami datang lebih awal dari pembukaan dan tutup lebih lama, biasa satu bulan kami disini, untuk harga bervariasi tergantung kualitas dan merek barang dan barang kami yang dibawa sudah lewat pajak.” ujarnya.

“kalo rezeki, ya tergantung kita gimana bisa menarik perhatian orang bisa membeli barang kita, tapi dengan sehat dagangnya dan tidak pake paksaan. Mutu dan kualitas dijaga terus merek juga, tapi yang perlu kita ingat itu adalah kejujuran kepada pembeli karena pembeli tidak tahu merek dan kualitas jadi kami bisa sampaikan dengan pembeli. Nah dari situ pembeli biasa datang kembali untuk membeli pakaian yang kami jual.” ungkap Halijah. (ar1 LN/rls).

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *