LDII Kalbar Siapkan Pemuda Menjadi Kader Bela Negara

PONTIANAK ! POSTKOTAPONTIANAK.COM- Keinginan Pemerintah yang ingin mengkader 100 juta warga menjadi kader bela negara mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII)

Susanto, SE, ME./doc.PKP
Susanto, SE, ME./doc.PKP

Provinsi Kalimantan Barat.

Lembaga ormas berbasis keagamaan ini bahkan ingin meningkatkan kerjasama dengan lembaga/instansi pemerintah dalam mewujudkan program pemerintah tersebut.

Melalui Susanto,SE.ME Sekretaris DPW LDII Kalbar menegaskan program pemerintah itu patut didukung. “Kita akan mendukung dengan menyiapkan para generasi muda LDII untuk menjadi kader bela negara,” tegasnya kepada PostkotaPontianak saat dikonfirmasi via telpon, Selasa (19/10).

Dikatakannya Indonesia yang berada dipersimpangan dunia akan semakin besar ancaman yang dihadapi. “Kondisi empiris inilah yang diantisipasi dengan penguatan ideologi. Apabila tidak maka tidak menutup kemungkinan instabilitas negara akan terganggu,” ungkap Susanto.

Letak Kalimantan Barat yang langsung berbatasan dengan negara lain juga sangat berpotensi tingginya ancaman keamanan negara. “LDII sebagai lembaga dakwah yang komitmen akan ideologi negara akan turut membantu pemerintah dalam memberikan pemahaman ideologi dan kecintaan kepada NKRI yang  berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” tegasnya.

Langkah konkrit yang telah dilakukan LDII Kalbar saat ini adalah meningkatkan pemahaman agama yang baik dan benar berdasarkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin. “Forum-forum pengajian yang diselenggarakan di tingkat PAC, PC, DPD dan DPW selalu disampaikan pentingnya melaksanakan kewajiban kepada negara, salah satunya kewajiban bela negara seperti yang diatur dalam pasal 30 UUD 1945,” tambah Susanto.

Selain itu kerjasama untuk meningkatkan wawasan kebangsaan juga telah dilakukan. “Namun demikian perlu lebih ditingkatkan lagi seiring meningkatnya ancaman keamanan negara,” ujar dia./puta/PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *