LDII Kalbar Gelar Seminar Kewanitaan

Kepala BP3AKB Ir Anna Veridiana Iman Kalis,MP saat menjadi keynote speaker pada Seminar Wanita Cerdas./doc.PKP
Kepala BP3AKB Ir Anna Veridiana Iman Kalis,MP saat menjadi keynote speaker pada Seminar Wanita Cerdas./doc.PKP

PONTIANAK ! POSTKOTAPONTIANAK.COM-Tren peningkatan angka kematian akibat kanker payudara dan kanker serviks melatarbelakangi Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia menggelar Seminar Wanita Cerdas, Rabu (14/10) di Aula Ponpes Al-Muqorrobun Pontianak.

Seminar dengan tajuk “Deteksi Dini Kanker Payudara dan Serviks di Usia Produktif” diikuti sekitar 300-an peserta remaja putri dan para ibu-ibu.

Susanto,SE.ME Sekretaris DPW LDII Kalimantan Barat menyatakan seminar ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan akan bahaya ancaman penyakit kanker payudara dan serviks. “Remaja putri dan para wanita rentan sekali dengan penyakit ini, sehingga dengan pengetahuan ini diharapkan bisa melakukan langkah preventif,” katanya ditemui sela-sela seminar.

Peserta seminar yang cukup antusias mendengarkan materi dari nara sumber./doc.PKP
Peserta seminar yang cukup antusias mendengarkan materi dari nara sumber./doc.PKP

Menurut tindakan pencegahan lebih murah dibandingkan dengan tindakan pengobatan. “Makanya sebagai lembaga dakwah kita juga mengajarkan pola hidup bersih dan sehat, tentunya dibantu narasumber yang berkompeten,” ungkapnya.

Sementara itu Ir Anna Veridiana Iman Kalis,MP Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Kalbar yang didaulat sebagai keynote speaker menyatakan setiap upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pemerintah memiliki tanggungjawab. “Pemerintah Provinsi sesuai kewenangannya akan menjanun ketersediaan informasi, edukasi, konseling dan memberikan dukungan sarana pelayanan kesehatan reproduksi yang aman, bermutu dan terjangkau,” jelasnya.

Apa yang dilakukan LDII sangat bagus sekali, karena ini bentuk partisipasi masyarakat. “Saya cukup gembira dengab LDII, sebagai ormas keagamaan ternyata memberikan perhatian pada umatnya. Langkah ini selain mendorong menaikan derajat kesehatan juga dapat memperbaiki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar,” ujar Anna.

Sedangkan Mirtha Widiarty ,S.ST pemateri dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak memberikan secara detail penyebab dan langkah-langkah pencegahan. Antusiasme peserta terlihat dengan banyaknya pertanyaan saat sesi dialog./ss/ade/PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *