Langkah Politik Babai Usai

Partai Golkar Depok Kisruh

DEPOK ! POSTKOTAPONTIANAK.COM – Ahkirnya langkah politik Babai Suhaimi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok segera usai. Sebab keluarnya surat keputusan (SK) penghentian Babai sebagai ketua partai berlambang pohon beringin tersebut.

Dalam SK yang dikeluarkan DPD Golkar Jawa Barat Bernomor :  KEP-35/Golkar/X/2016 tentang Pembentukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Kota Depok masa bakti 2016-2020, dalam poin kedua memutuskan jika H.M Amin Fauzi diangkat menjadi Plt.

“Artinya, status Babai berdasarkan  SK Nomor 35 bulan 10 tahun  2016 tertuang, 7 Oktober sudah tidak lagi menjabat ketua DPD Golkar Depok. Bahkan SK 35 Provinisi Jawa barat telah mencabut surat  keputusan, tentang pengesahan komposisi dan personalia  Ketua  DPD  Golkar Depok masa bakti 2016-2020 itu dinyatakan tidak berlaku lagi,” terang Ketua plt. DPD Golkar Depok H.M Amin Fauzi, kepada wartawan, Rabu (12/10/2016), di Telaga Seafood , Jalan Alternatif Cibubur, Kota Depok, Jabar.

Amin menjelaskan, bahwa di SK  35 ini mengangkat dirinya sebagai ketua plt DPD Golkar Depok. Dan Babai diberhentikan oleh DPD Golkar Provinsi Jabar yang berdasarkan DPP Golkar.

“Jadi saya ditugaskan sampai 30 November 2016. Artinya apa saja yang saya lakukan apa laporan dan akan melakukan Musda, tapi  belum tahu kapan dilaksanakannya,” jelasnya.

Dia menghimbau, khususnya masyarakat Partai  Golkar Depok diharapkan agar tenang, dan melaksanakan aktifitas politik seperti biasa yang  sesuai AD/ART.

“Saya sebagai ketua plt akan melakukan langkah -langkah tentang kepartaian.  Diantaranya mekanisme melakukan konsolidasi di Depok.  Golkar di Depok,  saya dinyatakan masih kondusif,” imbuh Amin.

Dia juga menambahkan, bahwa dalam SK disini  tertuang, bahwa memberhentikan saudara Babai Suhaimi sebagai ketua DPD Golkar Depok. Jadi Babai telah diberhentikan.

“Latar belakang pemberhentian Babai sebagai ketua DPD Golkar Depok.  Ada hal yang secara administrasi dan aturan  yang tidak melaksanakan kaidah.  Mungkin dalam pandangan kacamata DPP Golkar dan Provinsi Jabar, ada langkah pemecatan ini,” ujar Amin.

Amin juga mengingatkan, bahwa adanya plt ini, dirinya mempersilakan, saudara Babai Suhaimi untuk menyampaikan  hak pembelaan ke DPD Golkar Provinsi Jabar, DPP dan ke makamah partai.

“Silakan ditempuh, tapi yang saya lihat DPP sudah memerintahkan. Walaupun sebatas  posisi ke  Jawa Barat, pemberhentian  Babai. Itu yang dilatar belakangi terbitnya SK 35,” imbuhnya. (Faldi/Sudrajat)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *