Lakukan Promosi Potensi Investasi, Pemkab Sintang Mudahkan Proses Perizinan

POSTKOTA PONTIANAK.COM, SINTANG-Guna meningkatkan nilai investasi di Kabupaten Sintang, Pemerintah Kabupaten Sintang menjanjikan Miltonmempermudah proses perijinan dan terus melakukan promosi potensi investasi. Demikian disampaikan Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sintang Hendrika kepada ribuan masyarakat pendengar RRI Sintang dalam acara Halo Bupati pada Kamis, 12 Maret 2015.

“Kami berharap dan mengundang investasi yang bergerak pada sektor yang bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti investor pengolahan cabe yang melimpah di Desa Pakak Kecamatan Kayan Hilir” jelas Hendrika

“Kita juga akan terus melakukan promosi agar investor mau datan ke Sintang. Dan pada bulan Mei nanti kita akan menggelar Forum Bisnis. Dan kita harus menyiapkan data dan informasi yang akurat supaya investor percaya dan yakin menanamkan modalnya di Kabupaten Sintang dan Forum Bisnis ini sukses” tambah Hendrika

Kabid Informasi dan Promosi Sri Rosmawati menjelaskan pihaknya tidak berdiam diri dalam mendongkrak investasi di Kabupaten Sintang karena kami terus bergerak melakukan promosi dan menyajikan data dan informasi.

Helmi Kabid Perencanaan dan Pengawasan Penanaman Modal menjelaskan Pemkab Sintang selain mengundang investasi juga mengawasi para investor. “kami berkomitmen agar investor yang ada harus serius, merasa aman dan mereka dilindungi. Kita juga akan menindaklanjuti pengaduan masyarakat terhadap investor. Masalah investasi kita data dan kita bantu penyelesaiaannya.

Jubaedah pejabat yang mengurus ijin usaha tertentu seperti IMB, trayek dan minuman alkohol menjelaskan bahwa pihaknya belum bisa menertibkan rumah pribadi yang belum memiliki ijin mendirikan membangunan (IMB) dan pihaknya hanya mengurus masyarakat yang mengurus IMB. Namun, ke depannya jika personil dan anggaran sudah memungkinkan, maka kita bisa melakukan sosialisasi dan penertiban rumah pribadi tanpa IMB.

“Kita berharap  ke depannya, seluruh ijin bisa ditangani oleh Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu karena hingga saat ini masih ada ijin yang masih diurus oleh SKPD lainnya. Sehingga masyarakat lebih dimudahkan, datang ke kantor kami, semua ijin beres. Dan jangan urus ijin melalui orang lain, tetapi datang sendiri ke kantor kami supaya kami menjadi dekat dengan masyarakat. Pada tahun 2015 ini, kami menargetkan retribusi yang kami dapatkan minimal 1 milyar” tambah Hendrika

Kabid Informasi, Standarisasi dan Penetapan Perijinan Wiwin Handayani menjelaskan pihaknya menyampaikan informasi jenis perijinan, menyusun standar perijinan dan menetapkan biaya retribusi ijin. “Kami juga menyiapkan kotak pengaduan, silakan masyarakat memanfaatkan pengaduan untuk menyampaikan berbagai hal kepada kami” jelas Wiwin Handayani.

Pendengar RRI Sintang yang menyimak Halo Bupati tersebut, takni Iyus di Sintang menyampaikan pernah mengajukan ijin untuk mengurus Bahan Bakar Minyak pada Tahun 2012 lalu, namun tidak diperbolehkan. Yuni di Belitang menanyakan syarat dan biaya yang harus disiapkan untuk mengurus ijin usaha.

Beni di Nanga Merakai menyampaikan tidak tahu agen resmi penyalur BBM yang resmi di Nanga Merakai karena banyaknya penyalur BBM. Perlunya mencari investor jasa transportasi yang melayani trayek Sintang-Nanga Merakai supaya memudahkan masyarakat untuk bepergian.

 Jubaedah menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah tentang Hilir Migas  maka ijin yang bisa dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah memang hanya pada SPBU.

“mengenai syarat mengurus ijin sudah ada formulirnya dan biaya juga sudah ditetapkan, jadi silakan datang ke kantor kami. Kalau ijin trayek, kami belum dilimpahi untuk mengurus ijin trayek” jelas Jubaedah. (***)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *