Kurang dari 24 Jam, Polsek Tebas Ringkus Pelaku Kasus Pencabulan

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! TEBAS – Dalam waktu kurang dari 24 jam, Polsek Tebas Kabupaten Sambas ungkap dugaan kasus pencabulan yang terjadi Sabtu 7 Januari 2017, di jalan raya dusun Sebebal Paruk desa Batu Makjage Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas.

Tersangka yang diamankan./ luk
Tersangka yang diamankan./ luk

Tidak terima atas perlakukan yang dialami oleh anaknya, sebut saja Bunga (13), orang tua korban  melaporkan kasus tersebut di Polsek Tebas.

Berdasarkan,  LP/08/I/2017/Polda Kalbar/Res Sambas/Sek Tebas, Tanggal 08 Januari 2017 tentang Tindak Pidana ” Persetubuhan Terhadap Anak Dibawah Umur “.

Menurut Kapolsek Tebas, AKP Supriyadi, SH, mengatakan dengan laporan yang disampaikan orang tua korban, atas kejadian tersebut pelapor melaporkannya ke Polsek Tebas untuk proses lebih lanjut.

Tujuh tersangka yang berhasil ditangkap Polsek Tebas./ luk
Tujuh tersangka yang berhasil ditangkap Polsek Tebas./ luk

Anggota unit Reskrim, Intel dan piket jaga melakukan pencarian dan penangkapan terhadap terlapor untuk dimintai keterangan di Polsek Tebas, ujar Supriyadi.

Gerak cepat yang dilakukan pihak Polsek Tebas beserta Anggotanya berhasil meringkus Tujuh (7) orang Tersangka pada hari Minggu tanggal 08 Januari 2017.

Sedangkan tempat kejadian, di Samak-samak sebuah pondok kebun Dusun Tiga Serumpun Desa Batu Makjage,  Kecamatan Tebas, Kab. Sambas.

Lanjut Supriyadi, kronologis kejadian, Sabtu tanggal 07 Januari 2017, sekitar jam 21.00 Wib, korban bertemu dengan BN dan RY, di jalan raya dusun Sebebal Paruk desa Batu Makjage, lalu korban dibawa jalan-jalan pakai sepeda motor oleh BN dan berhenti ditempat sepi dan dibawa ke sebuah pondok kebun, lalu korban dicium dan disetubuhi oleh BN layaknya suami istri.

Setelah itu korban dibawa ketempat kawan-kawan BN ngumpul. Lalu korban dibawa jalan- jalan oleh IS dan BL langsung dibawa ketempat sepi, ke semak-semak pinggir jalan, lalu BL melakukan hubungan layaknya suami istri dengan korban (Bunga). Kemudian giliran IS juga melakukan hal yang sama. Penderitaan Bunga (korban) tidak sampai disitu, datang PL dan RT yang dijemput oleh BL juga melakukan hal yang sama dan RT melakukan lebih dulu dan diikuti ole PL, jelas Kapolsek.

Selanjutnya kata Supriyadi,  datang RY juga melakukan hal yang sama dan setelah melakukan perbuatannya  RY langsung pergi. Setelah RY pergi, datang MA dan PA juga melakukan hal yang sama. Setelah kejadian tersebut Bunga (korban) dibawa MA ke rumahnya di jalan H. Said desa Tebas Sungai Kec  Tebas dan setelah dirumah MA, korban diperlakukan lagi hal yang sama layaknya suami istri.

Pagi harinya, Minggu 08 Januari 2017 sekitar jam 07.00 Wib korban di antar ke Sebebal Batak desa Batu Makjage ke rumah pak RT, lalu korban menceritakan kejadian yang dialaminya.

Polisi mengamankan barang bukti, 1 (satu) helai celana jeans warna hitam, 1 (satu) helai baju lengan panjang warna hitam dan 1 (satu) pasang sendal warna hitam dan ungu.

Selain itu pihak Polsek Tebas melakukan tindakan  Mendatangi TKP, Membuat Laporan Polisi, Memeriksa pelapor, Meminta Visum dan Memeriksa Tersangka. ungkap AKP Supriyadi, SH./ Lukman/PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *