Kunker Anggota DPRD Sambas, Temukan Alat Pengering dan Huler Gabah Tidak Berfungsi

Kunjungan kerja anggota DPRD Sambas./ lux/Postkotapontianak.com
Kunjungan kerja anggota DPRD Sambas./ lux/Postkotapontianak.com

POSTKOTAPONTIANAK.COM – SAMBAS ! Terkait Kunjungan Kerja  anggota Pansus DPRD Sambas di berbagai tempat merupakan tugas dalam  rangka untuk menyikapi Laporan Pertanggungjawaban  akhir masa tugas Bupati Sambas dr.Hj. Juliarti H. Juhardi Alwi MPA, anggota DPRD Sambas yang di ketuai Subni Alatas ini menemukan kejanggalan atas Gudang penampungan hasil panen rakyat yang sama sekali tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Selain itu alat seperti mesin huler gabah dan mesin pengering padi juga tidak berfungsi sama sekali, bahkan sekali pakai saja sudah rusak, ini perlu di investigasi mengenai jenis alat yang dibeli, kenapa sampai rusak sebelum beroperasi, terang Trisno salah satu anggota Pansus yang turut Sidak ke Desa Mensere Kecamatan Tebas.

Muazah Al Adawiyah dan beberapa anggota DPRD Sambas menyesalkan kenapa sudah sekian lama kejadian ini tidak dibicarakan, kami tidak faham apa maksudnya, kesal dia di depan warga masyarakat yang juga ikut menyaksikan.

Semula katanya, Koperasi PGRI Tebas yang menyewa tempat ini, namun akibat adanya kisruh dan carut marut di internal Koperasi tersebut maka segala pekerjaannya menjadi terkendala, sudah 3 tahun pengurus koperasi tidak lagi menggunakan gudang dan mesin disini, terang salah satu petani dihadapan  para anggota legislative Sambas.

Selesai Kunker di Desa Mensere Kecamatan Tebas rombongan berserta awak pers menuju Kecamatan Semparuk untuk melihat lebih dekat pasar desa yang dibangun Pemda Sambas disitu. Sepertinya Sidak yang dilakukan para anggota Dewan sudah bocor sebab sesampainya dilokasi,  Camat, Kepala Desa, Kapolsek dan entah siapa lagi sudah stand by ditempat bahkan salah satunya mengarahkan mobil  ke tempat parkir./Luk/DN-PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *